Ketahuan Ngamen di Jakarta Bisa Didenda Rp 20 Juta

Kehadiran pengamen telah melanggar Pasal 40 Peraturan Daerah DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Ketahuan Ngamen di Jakarta Bisa Didenda Rp 20 Juta
Warta Kota/Dwi Rizki
Keberadaan pengamen yang senyatanya merupakan pekerja seni telah lama mengisi wajah Ibu kota. 

WARTA KOTA, JAKARTA - Keberadaan pengamen yang senyatanya merupakan pekerja seni telah lama mengisi wajah Ibu kota.

Dalam beragam versi, mereka kerap kali dijumpai di sejumlah tempat, mulai dari angkutan umum, rumah makan, halte bahkan tempat rekreasi.

Namun, kehadiran pengamen telah melanggar Pasal 40 Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Pelanggarnya dapat dikenai sanksi kurungan paling sedikit 10 hari dan paling lama 60 hari, atau denda minimal Rp 1 juta dan paling besar Rp 20 juta.

Paparan tersebut disampaikan petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial Jakarta Utara, Daeng Amir usai mengamankan dua orang pengamen bernama Deni (19) dan Ipardi (20) warga Jalan Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara pada Selasa (30/1/2018) malam.

Keduanya yang diamankan lantaran mengamen di kawasan UMKM yang berada di Jalan Ancol Barat IV Kelurahan Ancol, Penjaringan itu diminta agar mencari pekerjaan yang lebih baik.

Karena mengamen termasuk kegiatan yang melanggar hukum.

"Secara persuasif petugas memberikan edukasi dan motivasi untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik, dikarenakan kegiatan mengamen didaerah kerja DKI Jakarta telah peraturan," ungkapnya pada Rabu (31/1/2018).

Kedua pengamen tersebut mengerti dan mengakui kesalahannya, mereka kemudian berjanji akan merubah hidup dengan mencari pekerjaan yang lebih baik. Sehingga apabila kedapatan mengamen kembali, mereka bersedia untuk dibawa dan mendapatkan pembinaan dipanti.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help