Jokowi: Kalau Pameran Itu Buatlah yang Segede-gedenya

Jokowi pun meminta stan yang didirikan harus di tempat-tempat yang strategis.

Jokowi: Kalau Pameran Itu Buatlah yang Segede-gedenya
Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo di kereta bandara, usai peresmian pengoperasian kereta bandara di Stasiun Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (2/1/2018). 

WARTA KOTA, GAMBIR - Presiden Joko Widodo meminta anggaran untuk pemasaran atau pameran produk Indonesia di luar negeri di semua kementerian, dijadikan satu, guna meningkatkan citra dan ketertarikan pelanggan.

"‎Jangan semua kementerian pameran, anggarannya tuh kecil-kecil munculnya. Sehingga kalau pameran itu buatlah yang segede-gedenya, sehingga image baik," ujar Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

"Kalau anggaran kecil-kecil di setiap kementerian, pameran di luar negeri‎ hanya satu stan, dua stan, kita pameran maunya menampilkan, tetapi image kita jatuh," sambungnya.

Baca: Kental Nuansa Politis, Anies-Sandi Masukkan Timses ke TGUPP Lewat Pasal Ini dalam Pergubnya

Jokowi pun meminta stan yang didirikan harus di tempat-tempat yang strategis, bukan‎ di lokasi yang dekat dengan kamar kecil atau di bagian belakang, karena hal tersebut tidak ada manfaatnya.

"‎Kalau mau ikut pameran, di depan gerbang, itu image kita langsung naik. Kalau enggak, malu. Coba lihat terakhir pameran di Dubai, saya dapat suara-suara (tidak enak), malu kita," ucap Jokowi.

Untuk mendapatkan lokasi pendirian stan yang strategis seperti deket pintu utama atau gerbang masuk, kata Jokowi, diperlukan langkah cepat dengan mendaftarkan diri ke panitia acara, jauh-jauh hari sebelum pameran digelar.

Baca: Sandiaga Uno Impikan Taman Monas Berubah Seperti Central Park di New York atau Hyde Park di London

‎"Buat yang gede, deket pintu gerbang, pesen dua tahun, tiga tahun sebelumnya (pameran dimulai). Inilah kekeliruan yang puluhan tahun terulang, dan saya enggak mau diteruskan seperti ini (buat stan kecil dan di tempat tidak strategis)," tutur Jokowi.

Jokowi juga meminta jajaran kementerian yang menangani pengembangan ekspor dan akan mengikuti pemeran di luar negeri, agar melakukan pemilihan negara-negara potensial untuk dimasukkan produk-produk asal Indonesia.

"Pilih tempat yang bagus negaranya, yang memberikan manfaat yang akan meningkatkan ekspor. Pilih stan dengan lokasi yang strategis, itu baru yang namanya pameran‎," ucap Jokowi.

Baca: Opick Ajak Putrinya Antarkan Bantuan Warga Indonesia ke Perbatasan Palestina

Menanggapi pernyataan Jokowi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita ‎mengaku setuju dengan usulan penyatuan anggaran pemasaran produk Indonesia di setiap kementerian, dijadikan satu.

"Saya setuju, itu harus terkoordinasi antar kementerian dan lembaga. Pariwisata bikin stan, kita bikin stan, satu-satu, kecil-kecil. Dan beliau (Presiden) sebenarnya beberapa kali sudah disampaikan agar dikoordinasikan, sekarang ditegor semuanya," papar Enggar di kompleks Istana Negara. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved