Driver Taksi Online Bisa Meraup Rp 20 Juta Per Bulan dengan Pekerjakan Tuyul

Mereka biasanya menjalankan aplikasi tuyul atau order fiktif di peak hours, sehingga tarif yang didapat bisa lebih tinggi.

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Dirreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Nico Afinta, menyebut bahwa pihak Grab Car mengalami kerugian hingga Rp 600 juta.

Yaitu akibat dari para 12 pelaku yang melakukan rooting software atau aplikasi tuyul, melakukan orderan fiktif.

Para driver pun meraup hingga Rp 20 juta per bulan.

“Mereka biasanya menjalankan aplikasi tuyul atau order fiktif di peak hours atau jam sibuk hingga tarif yang didapat bisa lebih tinggi. Satu orang dalam satu bulan bisa mendapatkan Rp 20 juta dari order fiktif,” kata Nico di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).

Aksi mereka sudah dilakukan sejak tiga bulan lalu. Hanya 10 pelaku yang berperan sebagai driver dan penumpang fiktif, yaitu RJ, GJH, YR, FA, Da, ET, PA, Ma, FF, dan WT.

“10 driver per bulannya masing-masing bisa mendapatkan Rp 20 juta. Mereka sudah operasi selama tiga bulan. Karena itu, pihak Grab Car dirugikan hingga Rp 600 juta,” kata Nico.

Sebanyak 12 orang diringkus oleh
Tim gabungan Subdit Ranmor Ditreskrimum dan Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ), Rabu (24/2/2018) di Jalan Aries Utama, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

Mereka ditangkap karena telah melakukan orderan fiktif Grab Car atau yang kerap disebut orderan tuyul.

“Satu pelaku, AA (23) merupakan otaknya, dia berperan me-root ponsel agar bisa menggunakan orderan ‘tuyul’. Yaitu mereka seolah-olah melakukan pekerjaan mengantar atau pun menjemput konsumen. Padahal orderan tersebut palsu. Mereka tidak mengantar sama sekali,” kata Kombes Pol Nico Afinta, Dirreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2018).

Polisi menyita 10 ponsel yang dijadikan tuyul dalam aplikasi tersebut.

Halaman
123
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved