WNA Ditahan Imigrasi karena Melanggar Hukum

WNA tersebut kini harus menjalani sejumlah pemeriksaan dan terpaksa mendekam di Rumah Detensi Kantor Imigrasi Bandara Soetta.

WNA Ditahan Imigrasi karena Melanggar Hukum
Warta Kota/Andika Panduwinata
8 WNA ditahan karena bermasalah. 

WARTA KOTA, TANGERANG -- Sebanyak delapan warga negara asing (WNA) terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib. 

Mereka tersandung masalah hukum di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang pada Minggu (28/1/2018).

Kedelapan orang ini diamankan oleh jajaran Imigrasi Bandara Soetta. 

WNA ditangkap karena masalah hukum.
WNA ditangkap karena masalah hukum. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Imigrasi Bandara Soekarno Hatta, Enang Syamsi.

"WNA yang diamankan terdiri dari 5 warga Bangladesh dan 3 Nigeria. Mereka diamankan petugas di  Apartemen Green Park View Jakarta Barat," ujar Enang saat ditemui di Kantor Imigrasi Bandara Soetta, Tangerang, Senin (29/1/2018).

Ia menyebut, delapan WNA tersebut terjaring dalam operasi rutin oleh jajarannya. 

Mereka diamankan karena tidak dapat menunjukkan dokumen keimigrasian atau paspor.

"Kami masih melakukan pendalaman maksud dan tujuan terhadap WNA yang datang ke Indonesia ini," ucapnya.

Menurutnya, modusnya masih didalami. Biasanya mereka ini mencari negara ketiga yang lebih baik untuk singgah.

Kedelapan WNA tersebut kini harus menjalani sejumlah pemeriksaan dan terpaksa mendekam di Rumah Detensi Kantor Imigrasi Bandara Soetta.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Imigrasi Bandara Soetta menyerahkan penghargaan kepada jajarannya. 

Penghargaan itu didapatkannya pada perayaan HUT Imigrasi ke-68 tingkat pusat.

"Penghargaan pertama diperoleh karena menjadi kantor imigrasi yang menangani projustisia terbanyak, yakni sebanyak 19 kasus pada tahun 2017," kata Enang.

"Sedangkan penghargaan kedua diperoleh karena menjadi kantor Imigrasi yang melakukan penolakan dan pembatalan permohonan paspor WNI yang diduga TKI non prosedural sebanyak 97 WNI," katanya.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved