Belasan Balita Keracunan Makanan di Tambora, Penyebabnya Diduga Gara-gara Ini

Wanita yang biasa berdagang nasi uduk itu mengatakan bahan baku seperti bumbu, telur serta sayur yang dibelinya di pasar.

Belasan Balita Keracunan Makanan di Tambora, Penyebabnya Diduga Gara-gara Ini
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Eneng (27), warga di RT 011/03 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, mengaku masih syok ketika mengetahui belasan anak tetangganya, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Tarakan lantaran keracunan makanan yang dibuatnya. 

Laporan Wartawan Warta Kota Panji Baskhara Ramadhan

WARTA KOTA, TAMBORA -- Eneng (27), warga di RT 011/03 Kelurahan Krendang, Tambora, Jakarta Barat, mengaku masih syok ketika mengetahui belasan anak tetangganya, dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Tarakan, akibat keracunan makanan usai menghadiri ulang tahun anaknya bernisial F (3) tersebut, di rumahnya.

Tidak hanya anak para tetangganya, anak dan keponakan Eneng pun turut keracunan makanan.

"Saya yang masak makanan untuk tamu acara ulang tahun anak pertama saya. Masak nasi kuning, telur, dan sosis. Dikemas didalam kotak box. Jujur sayanya menggunakan bahan baku yang biasa saya belinya di Pasar Mitra di Kawasan Jembatan Lima. Sempat syok, kalau balita-balita tetangga saya di sini malah mual-mual, pusing. Merek keracunan karena masak makanan buatan saya. Saya menduga, berasal dari bahan bakunya. Tetapi tersegel semua ya. Kemasan bahan baku makananya itu tidak ada yang rusak," ungkap Eneng, Senin (29/1/2018).

Wanita yang biasa berdagang nasi uduk serta minuman ringan, mengungkapkan, bahan baku seperti bumbu, telur serta sayur yang dibelinya di Pasar Tradisional itu, nampak segar seperti pada umumnya.

"Saya sih masih curiga sama bahan bakunya," singkatnya Eneng yang ketika itu tengah sibuk menata alat masakannya ketika itu akan disita polisi untuk dijadikan barang bukti.

Sementara itu, Heri (29), kakak kandung Eneng saat ditemui mengatakan acara ulang tahun di rumahnya tersebut, merupakan acara pertama kali digelar untuk keponakannya tersebut.

Pria yang mengenakan kaos oranye ini menuturkan masakan-masakan untuk para tamu undangan tersebut dimasak oleh adiknya seorang diri.

"Ya aneh saja kalau adik saya (Eneng) berniat jahat. Kan acara itu digelar untuk anaknya. Itu makanan juga dimasaknya seorang diri. Selain itu, beli bahan baku makanannya di pasar yang biasa.

Sementara, Kapolsek Tambora Kompol Slamet Riyadi mengatakan meski adanya dugaan kuat penyebab belasan balita menderita keracunan berasal dari bahan makanan, pihaknya hingga kini belum bisa memastikan hal tersebut.

Saat ini pihaknya menunggu hasil pemeriksaan dari beberapa sampel makanan yang sebelumnya telah diperiksa.

"Kami masih menunggu hasilnya ya jadi belum bisa dipastikan," singkat Slamet. (BAS)

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help