Terbukti, Gubernur Tidak Pernah Koordinasi dengan Ditlantas Soal Penataan Tanah Abang

Kombes Pol Halim Pagarra menyebut, Gubernur DKI Jakarta tidak pernah koordinasi dalam membuat kebijakan Penataan Tanah Abang

Terbukti, Gubernur Tidak Pernah Koordinasi dengan Ditlantas Soal Penataan Tanah Abang
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pemandangan tenda pedagang di sisi jalur Transjakarta di penampungan Pasar Tanah Abang, Selasa (2/1). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Mohamad Yusuf 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya (PMJ), Kombes Pol Halim Pagarra menyebut bahwa selama ini Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak pernah koordinasi dalam membuat kebijakan Penataan Tanah Abang.

Dimana dalam penataan tersebut terjadi pelanggaran aturan. Serta membuat kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas.

“Setelah kami lakukan evaluasi, kami simpulkan bahwa pada saat pembuatan kebijakan penataan Tanah Abang, tidak mengikutsertakan Ditlantas Polda Metro Jaya,” kata Halim di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (26/1/2018).

Kemudian, bahwa pembinaan dan penyelenggaraan di bidang operasional manajemen dan rekayasa lalu lintas serta dalam penggunaan jalan selain untuk kegiatan lalu lintas, diberikan Polri.

“Bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan dapat dipidana penjara atau denda,” tegas Halim.

Kemudian, kesimpulan lainnya bahwa PKL berjualan di atas trotoar dan badan jalan. 

Sehingga kebijakan tersebut, terjadi kepadatan atau kemacetan dan pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas akibat penutupan Jalan Jatibaru.

“Karena itu kami rekomendasikan agar dalam membuat suatu kebijakan yang akan berdampaknkepada masalah Kamseltibcar (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran) Lantas (lalu lintas) agar Polri dilibatkan dari awal perencanaan,” tegas Halim.

Kemudian, penggunaan jalan untuk penyelenggaraan diluar  fungsi jalan harus dikoordonasikan guna mendapatkan izin dari Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved