Tidak Sesuai Ketentuan, 12 Nelayan Cantrang di Kepulauan Seribu Ditertibkan

Sedikitnya 12 kapal nelayan jaring cantrang di perairan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu ditertibkan.

Tidak Sesuai Ketentuan, 12 Nelayan Cantrang di Kepulauan Seribu Ditertibkan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Petugas gabungan menjelaskan kepada nelayan usai menertibkan kapal nelayan jaring cantrang di perairan Kepulauan Seribu yang tidak sesuai ketentuan. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK -- Sedikitnya 12 kapal nelayan jaring cantrang di perairan Kepulauan Seribu Selatan, Kepulauan Seribu ditertibkan.

Penertiban itu dilakukan karena kapal nelayan jaring cantrang menyalahi aturan yang telah ditetapkan. 

Puluhan petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Suku Dinas Perhubungan, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP), TNI dan Polisi dikerahkan untuk melakukan penertiban nelayan jaring cantrang. 

Petugas gabungan menjelaskan kepada nelayan usai menertibkan kapal nelayan jaring cantrang di perairan Kepulauan Seribu yang tidak sesuai ketentuan.
Petugas gabungan menjelaskan kepada nelayan usai menertibkan kapal nelayan jaring cantrang di perairan Kepulauan Seribu yang tidak sesuai ketentuan. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Penertiban nelayan jaring cantrang dibagi menjadi tiga kapal yakni dengan melakukan penyisiran di perairan Pulau Onrust, Pulau Rambut, Pulau Bokor hingga Pulau Lancang untuk kemudian memeriksa sejumlah kapal yang sedang menjaring ikan.  

Kepala Satpol PP Kepulauan Seribu, Partono mengatakan penertiban kali ini dilakukan terhadap jaring ikan yang digunakan para nelayan cantrang.

Pasalnya alat yang mereka gunakan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan. 

“Berdasarkan peraturan Kementerian Kelautan dan Perikanan, mata jaring minimal empat inci. Sementara 12 kapal nelayan jaring cantrang yang kami periksa, umumnya menggunakan mata jaring dibawah empat inci,” ujar Partono, Rabu (24/1). 

Partono mengatakan saat ini hingga tiga hari kedepan, pihaknya hanya akan sebatas melakukan sosialisasi.

Dua hari digelar di wilayah Kepulauan Seribu Selatan dan satu hari di Kepulauan Seribu Utara. 

"Hari ini kami hanya melakukan sosialisasi dan meminta mereka untuk membuat surat pernyataan mengubah mata jaring. Namun apabila kedepannya masih ada yang menggunakan mata jaring dibawah empat inci, kami akan langsung potong," ucapnya. (jhs)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help