Laporan Penganiayaan Dicabut karena Kasatpol PP DKI Jakarta Minta Maaf ke Anggotanya

Laporan yang dilakukan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) telah dicabut oleh Wasnadi.

Laporan Penganiayaan Dicabut karena Kasatpol PP DKI Jakarta Minta Maaf ke Anggotanya
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko. 

WARTA KOTA, SEMANGGI -- Kasus pelaporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Kasatpol PP DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko terhadap anggotanya, Staf Binmas Satpol PP DKI, Wasnadi (37) akhirnya dihentikan.

Pasalnya, laporan yang dilakukan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ) telah dicabut oleh Wasnadi.

“Kasatpol PP dan korban sudah kami periksa tadi. Laporannya sudah dicabut tadi sore,” kata AKBP Steven Tantuman, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum, Polda Metro Jaya (PMJ) ketika dikonfirmas, Rabu (24/1/2018).

Kedua belah pihak, lanjut Steven sudah melakukan perdamaian. Karena itu, kasus tersebut langsung dihentikan.

“Tadi, kami periksa, pertama terkait peristiwanya, kedua perihal pencabutan laporannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menyebut bahwa Yani telah meminta maaf terhadap korban. Karena itu, laporan itu dicabut.

“Terlapor sudah minta maaf. Laporannya sudah dicabut oleh korban,” jelasnya.
Seperti diketahui, anggota Satpol PP DKI, Wasnadi (37) melaporkan atasannya, Kasatpol PP DKI, Yani Wahyu Purwoko ke Polda Metro Jaya (PMJ).

Pelaporan tersebut atas dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Yani kepada Wasnadi.

“Laporannya kami terima 17 Januari 2018 lalu. Atas dugaan penganiayaan,” kata Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya ketika dikonfirmasi Warta Kota, Selasa (23/1/2018).

Laporan korban diterima dengan nomor LP: 320/I/2018/PMJ/ Dit.Reskrimum dengan melampirkan bukti hasil visum atas penganiayaan tersebut.

Korban sendiri menderita luka-luka lecet di pelipis kiri, kanan dan dagu. Tak hanya itu luka juga terjadi di punggungnya yang memar dan lehernya.

“Saat ini masih diperiksa penyidik laporan tersebit. Kami akan memintai keterangan korban, saksi, dan terlapor,” katanya.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved