Gubernur Perintahkan Anggaran Pengadaan Lift di Rumah Dinas Dihapus

DCKTR tak melakukan konsultasi lebih dulu ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Gubernur Perintahkan Anggaran Pengadaan Lift di Rumah Dinas Dihapus
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan penghapusan anggaran pengadaan lift untuk rumah dinasnya (Rumdin). 

Sekretaris Daerah Pemprov DKI, Saefullah, mengungkapkan hal itu dalam jumpa pers terkait pengadaan lift Rumdin Gubernur di Balairung, Balaikota DKI Jakarta, Rabu (24/1/2018). 

Anggaran pengadaan lift Rumdin Gubernur DKI mendadak sudah masuk ke sistem informasi rencana umum pengadaann (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah 2018.

Anggarannya sebesar Rp 750 juta dan lewat metode pengadaan langsung. 

Saefullah membenarkan bahwa memang terdapat anggaran renovasi dan perbaikan Rumdin Gubernur DKI di APBD 2018. 

Tapi, soal pengadaan lift, Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Pemprov DKI (DCKTR) tak melakukan konsultasi lebih dulu ke Gubernur Anies Baswedan.

"Tadi, sudah saya cek. Rupanya ini atas inisiatif dari DCKTR," ujar Saefullah.

Selanjutnya, kata Saefullah, Gubernur Anies sudah menyatakan tak membutuhkan pengadaan lift di Rumdinnya, sehingga minta anggaran itu dimatikan saja. 

Menurut Saefullah, kasus serupa terkait renovasi Rumdin Gubernur DKI juga pernah terjadi tahun 2017 lalu. 

Ketika itu dianggarkan penggantian keramik. Tapi Saefullah menolaknya lantaran keramik di Rumdin Gubernur DKI masih bagus.

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help