The Jak

Gede Widiade Bisa Memahami Penyebab Biaya Sewa SUGBK Mahal

Biaya SUGBK usai direnovasi menjadi sangat mahal. Untuk sekali sewa saja, Persija harus membayar Rp 540 juta.

Gede Widiade Bisa Memahami Penyebab Biaya Sewa SUGBK Mahal
Suasana malam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (Foto: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang diambil dari akun FB Presiden Jokowi) 

WARTA KOTA.COM - Panitia penyelenggara pertandingan Persija Jakarta harus merogoh kocek mereka lebih dalam jika ingin menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, sebagai kandang Macan Kemayoran.

Hal itu dikarenakan biaya SUGBK usai direnovasi menjadi sangat mahal. Untuk sekali sewa saja, Persija harus membayar Rp 540 juta.

Tidak hanya itu, penyewa harus memberikan deposit kepada pengelola sebesar Rp 1,5 miliar.

"Tidak ada penurunan untuk biaya sewa SUGBK. Itu sudah menjadi ketentuan Badan Layanan Umum (BLU)," ucap Gede Widiade, Chairman PT Persija Jaya Jakarta.

Bandingkan dengan Stadion Patriot Candrabhaga. Markas Persija pada Liga 1 musim 2017 bisa disewa cuma Rp 50 juta dan dengan biaya jaminan senilai Rp 15 juta.

Baca: Peringatan Eden Hazard untuk Arsenal

Namun, Patriot akan direnovasi untuk persiapan Asian Games 2018, sehingga semua kegiatannya dihentikan.

Kembali soal SUGBK, Persija dipastikan tidak mendapatkan harga spesial untuk menyewa sekalipun lokasi stadion berada di Jakarta.

Atau, sekalipun Persija akan bertanding membawa nama Indonesia di Piala AFC.

"Saya sangat mengerti mengapa biaya SUGBK mahal. Biaya perawatan SUGBK besar. Pengelola juga harus mencari pendapatan sendiri. Tidak boleh meminta ke Departemen Keuangan. Jadi kalau ada kerusakan, SUGBK harus memperbaiki sendiri," ujar Gede.

Baca Selengkapnya Hanya di KORAN SUPER BALL, Rabu (24/1/2018)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved