Sopir Angkot: Bus Tanah Abang Explorer Memakan Pendapatan Kami

Ia mengatakan selama ini mayoritas penumpang M08 biasanya naik dan turun di depan Stasiun Tanah Abang, Jalan Jati Baru Raya.

Sopir Angkot: Bus Tanah Abang Explorer Memakan Pendapatan Kami
WARTA KOTA/JOKO SUPRIYANTO
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menumpangi Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer, saat meninjau lokasi penataan pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2017). 

WARTA KOTA, TANAH ABANG - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan kebijakan memperbolehkan para pedagang menggunakan satu ruas Jalan Jatibaru Raya, untuk digunakan sebagai tempat berjualan, sejak 22 Desember 2017.

Para pengunjung Pasar Tanah Abang juga difasilitasi oleh Bus TransJakarta bernama Tanah Abang Explorer, untuk mengelilingi rute mulai dari Halte Stasiun Tanah Abang-Halte Blok G-Halte Blok B-Halte Auri-Halte Blok E-Halte Flyover Jatibaru, dan kembali ke Stasiun Tanah Abang.

Menanggapi hal tersebut, ratusan sopir angkot menyatakan Bus Tanah Abang Explorer mematikan pendapatan mereka yang trayeknya dialihkan. Mereka adalah sopir-sopir angkot M08 dan M10.

Baca: Pendapatan Menurun karena Jalan di Tanah Abang Dipakai PKL, Sopir Angkot Protes Pemprov DKI

"Tolonglah jangan digratiskan itu bus di Tanah Abang. Ini sangat kami sesalkan. Kebijakan yang enggak memperhatikan dampaknya bagi sopir angkot. Kalau memang mau seperti itu, tolong kasih santunan ke sopir juga. Jadi kami enggak dimatikan begitu saja," tutur Borlin (58), sopir angkot M08 di depan Balai Kota Jakarta, Senin (22/1/2018).

Rute baru yang dilewati M08, kata Borin, minim penumpang. Ia mengatakan selama ini mayoritas penumpang M08 biasanya naik dan turun di depan Stasiun Tanah Abang, Jalan Jati Baru Raya.

"Bagaimana kami mau dapat penumpang, sedangkan mayoritas penumpang dulu di Jalan Jatibaru Raya. Bisa mutar 7-8 kali pun enggak ada penumpangnya," keluh Borlin.

Baca: Pantau Pasar Tanah Abang, M Taufik: Pedagang Happy Kok, Enggak Ada yang Ngeluh

Sebelum dialihkan, rute M08 melewati Jalan Abdul Muis - Fachrudin - Jatibaru Raya - Kebon Jati - Jembatan Tinggi - Jatibaru Raya - Abdul Muis. Kemudian, setelah diberlakukan penutupan jalan, rutenya menjadi Abdul Muis - Fachrudin - Jatibaru Raya - putar balik di bawah flyover - Jatibaru Raya - Abdul Muis.

Sopir M10 bernama Sido (50) juga meminta agar Jalan Jatibaru Raya kembali dibuka, agar pendapatannya kembali normal seperti sebelum aksesnya ditutup.

"Tanah Abang Explorer memakan pendapatan kami. Makanya kami minta buka kembali jalan tersebut," ucapnya.

Baca: Ombudsman Khawatir Anies Baswedan Keluarkan Banyak Diskresi dan Tabrak UU untuk Benahi Tanah Abang

Berdasarkan data pada 4 Januari 2018, Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengatakan, sejak dioperasikan pada 22 Desember 2017, penumpang yang menggunakan jasa Bus Transjakarta Tanah Abang Explorer terus mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang dimilikinya, setiap hari Transjakarta bisa mengangkut penumpang sebanyak 12 ribu orang yang ingin beraktivitas di kawasan Pasar Tanah Abang. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved