Bisnis Game Kaesang Kurang Booming

Bisnis layanan kuliner bernama Madhang yang baru dirilis Kaesang Pangarep, bukan merupakan usaha pertama yang dibuat.

Bisnis Game Kaesang Kurang Booming
Instagram/kaesangp
Kaesang Pangarep promosi aplikasi madhang.id 

WARTA KOTA, PALMERAH - Bisnis layanan kuliner bernama Madhang yang baru dirilis Kaesang Pangarep, bukan merupakan usaha pertama yang dibuat.

Sebelumnya, putra Presiden Joko Widodo itu memiliki beragam unit usaha, mulai dari kuliner, jas hujan, kaus, serta board games atau permainan papan.

Bekerja sama dengan developer games, Hompimpa, Kaesang bersama kakaknya, Gibran Rakabuming, menawarkan beragam jenis permainan yang mengangkat tema budaya Nusantara, antara lain The Art of Batik tentang pembuatan batik, Acaraki The Java Herbalist tentang jamu, Orang Rimba tentang budaya Suku Anak Dalam, Senggal Senggol Gang Damai tentang kehidupan anak-anak di ibu kota, serta Math Cat belajar menghitung.

Baca: Kaesang Pangarep Bikin Bisnis Jasa Antar Jemput Kuliner

Dilansir dari laman Hompimpa, yakni hompimpagames.id, games tersebut difokuskan pada konten Nusantara. Lewat board games, diharapkan anak-anak dapat bermain sekaligus belajar mengenal budaya Indonesia.

"Hompimpa Games penerbit dan pengembang board game dan card game yang fokus pada konten Nusantara dan nilai-nilai baik Indonesia. Bergerak sebagai publisher and store, Hompimpa Games mencoba merealisasikan ide-ide kreatif para game designer dan game developer, agar dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat," tulis admin tentang hompimpa dalam situs hompimpagames.id.

Namun, sejak dirilis pada Juli 2017 lalu, penjualan permainan anak-anak tersebut terbilang kurang begitu baik. Beragam permainan kartu yang dijual lewat toko online, yakni https://m.tokopedia.com/hompimpagame itu, hanya terjual sebanyak 125 buah dalam kurun waktu lima bulan belakangan.

Baca: Jusuf Kalla Yakin Anies Baswedan Tak Tergoda Ikut Pilpres 2019

Data penjualan tersebut terlihat dari jumlah produk terjual yang terlihat dalam halaman utama toko online hompimpagame. Sedangkan harga yang ditawarkan berkisar mulai dari Math Cat yang dijual seharga Rp 90.000 per buah, The Art of Batik seharga Rp 275.000 per buah, Acaraki The Java Herbalist seharga Rp 260.000 per buah, Senggal Senggol seharga Rp 380.000 per buah, dan games termahal berjudul Orang Rimba seharga Rp 495.000 per buah.

Belum booming-nya permainan tersebut terlihat dalam akun instagram resmi hompimpa @homepimpagames. Jumlah followernya hanya sebanyak sekitar 7.500 akun, jumlah tersebut terpaut jauh jika dibandingkan dengan bisnis pisang goreng sangpisang @sangpisang2017 yang memilki pengikut sebanyak 20.000 akun, yang setiap postingannya selalu ramai komentar. (*)

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help