Puluhan Penyandang Disabilitas Ikuti Bursa Kerja

Puluhan disabilitas mendapat kesempatan bekerja dengan mengikuti Tes Wawancara di Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin.

Puluhan Penyandang Disabilitas Ikuti Bursa Kerja
Warta Kota/Dwi Rizki
Puluhan disabilitas mendapat kesempatan bekerja dengan mengikuti Tes Wawancara dalam Bursa Kerja di Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin milik Dinas Sosial DKI Jakarta di Cawang, Jakarta Timur pada Senin (22/1/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH - Puluhan disabilitas mendapat kesempatan bekerja dengan mengikuti Tes Wawancara dalam Bursa Kerja di Panti Sosial Bina Netra Rungu Wicara Cahaya Bathin milik Dinas Sosial DKI Jakarta di Cawang, Jakarta Timur.

Bursa Kerja itu diselenggrakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan pada Senin (22/1/2018).

Kepala PSBNRW Cahaya Bathin, Mukhlisin menyampaikan, ada 40 orang disabilitas yang mengikuti bursa kerja tersebut.

Mereka merupakan warga binaan panti dan alumni panti yang terdiri dari 28 orang disabilitas netra dan 12 orang disabilitas rungu wicara.

"Mereka akan diterima menjadi call centre, telemarketing, cleaning servis, admin, sosial media admin, hospitality perhotelan dan design graphis," ungkap Mukhlisin ketika dihubungi pada Senin (22/1/2018).

Seleksi ini menjadi program BPJS Ketenagakerjaan dalam upaya penyerapan tenaga kerja sebanyak 2% bagi disabilitas.

Karena berdasarkan Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas itu mewajibkan pemerintah, pemerintah daerah (pemda), BUMN/BUMD mempekerjakan paling sedikit 2 persen disabilitas'>penyandang disabilitas dari jumlah pekerja.

Selain itu, pihaknya berupaya memfasilitasi disabilitas untuk mempermudah dalam mencari pekerjaan. Dengan begitu mereka mendapatkan kesempatan yang sama dan bisa mandiri.

"Harapannya semoga ini juga dapat menepis stigma masyarakat, contoh saja disabilitas netra yang hanya bisa memijat dan menyanyi saja. Padahal sebenarnya banyak lapangan kerja yang bisa membuat mereka bangga dan sejajar dengan mereka yang normal sehingga mendapat upah yang layak," kata Mukhlisin. 

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help