Pengamat: Program DP Nol Rupiah Anies-Sandi Makin Aneh Karena Tak Boleh Diperjualbelikan

"Kalau namanya Rusunami ya kan hak milik. Harusnya bisa dijual ketika pemiliknya ingin menjualnya," ucap Trubus.

Pengamat: Program DP Nol Rupiah Anies-Sandi Makin Aneh Karena Tak Boleh Diperjualbelikan
Warta Kota/Joko Supriyanto
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri acara Groundbreaking program rumah DP Nol rupiah di Pondok Kopi, Jakarta Timur pada Kamis (18/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dengan tegas bicara di depan media bahwa hunian DP nol rupiah tak boleh diperjualbelikan.

Anies menyebut rumah DP nol rupiah nantinya hanya boleh dijual ke Pemprov DKI lewat BLUD yang akan segera dibentuk.

Anies mengungkapkan hal itu setelah peresmian ground breaking hunian DP nol rupiah di Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada Senin pekan lalu.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, mengatakan perkataan Anies soal hunian DP nol rupiah sebenarnya membuat makin jelas segalanya.

Trubus menilai hal itu memperlihatkan kebijakan gubernur ini direncanakan dengan matang.

"Sekedar memenuhi janji politik belaka," ucap Trubus ketika dihubungi Wartakotalive.com, Senin (22/1/2018).

Selain itu program DP nol rupiah juga kelihatan makin aneh dengan aturan hanya boleh diperjualbelikan lewat BLUD.

Trubus menduga Gubernur Anies juga kurang yakin dengan kebijakan rumah DP nol rupiah yang diputuskannya sendiri.

"Makanya sekarang kan jadi cenderung membingungkan publik," kata Trubus.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved