Kasus Asusila

Pembuat dan Penyebar Video Mesum Gay di Depok, Tidak Dibekuk di Tempat Fitness

Yos Desambra membantah keras bahwa kedua pelaku pembuatan dan penyebaran video mesum gay dibekuk petugas dari tempat fitness yang dikelolanya.

Pembuat dan Penyebar Video Mesum Gay di Depok, Tidak Dibekuk di Tempat Fitness
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kedua pelaku pembuat dan penyebar video porno sesama jenis yang dibekuk Polresta Depok, Sabtu (20/1/2018) malam. 

WARTA KOTA, DEPOK - Pemilik sekaligus pengelola gym atau tempat fitness di Jalan Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, Yos Desambra membantah keras bahwa kedua pelaku pembuatan dan penyebaran video mesum sesama jenis atau gay sekaligus pemeran video tersebut yang kini diamankan polisi, dibekuk petugas dari tempat fitness yang dikelolanya.

Menurut Yos, selaku pelapor dalam kasus ini, kedua pelaku berhasil diamankan polisi dengan keterlibatan dirinya sebagai pelapor dengan melakukan penjebakan terhadap kedua pelaku.

Kedua pelaku tersebut adalah Rudi Saputra (21) warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Waylima, Pesawaran, Lampung Selatan serta Muchisin alias Aris alias Ucil (31) warga Jalan Raya Sawangan, Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, yang merupakan karyawan Yos atau instruktur di tempat fitness yang dikelola Yos.

Yos mengatakan, kasus berawal dari informasi rekannya, Jumat (19/1/2018) malam, bahwa ada video mesum gay di twitter yang dilakukan para pelaku di tempat gym atau tempat fitness yang dikelolanya.

Karena merasa nama baik gym yang dikelolanya tercoreng, Yos berniat mempidanakan para pelaku.

"Dari sana saya berkordinasi dengan polisi dan dipastikan ada tindak pidana di kasus ini. Lalu saya melakukan penjebakan terhadap Rudi Saputra dahulu, salah satu pelaku. Saya ajak dia ketemuan di pusat perbelanjaan DTC, Sabtu malam, sekitar pukul 20.00," kata Yos kepada Warta Kota, Senin (22/1/2018).

Tak lama kata dia, Rudi datang dan pihaknya langsung menangkap Rudi di depan ATM BRI pusat perbelanjaan Depok Town Center (DTC).

"Kemudian saya panggil pihak kepolisian untuk mengamankan pelaku dan dibawa ke Polsek Pancoran Mas," kata Yos.

Saat itu kata dia, sekaligus ia membuat laporan resmi kepada kepolisian.

"Setelah itu saya jebak karyawan saya, Aris, yang juga salah satu pelaku dalam kasus ini. Caranya, ia saya minta menjemput saya di Polsek Pancoran Mas," kata Yos.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved