Ok Trip

Tarif Rupiah Per Kilometer Ok Otrip Dinilai Sudah Untungkan Pengusaha Angkot

Program Ok Otrip Anies-Sandi dijegal 5 koperasi Angkot yang enggan menerima penawaran tarif rupiah per kilometer.

Tarif Rupiah Per Kilometer Ok Otrip Dinilai Sudah Untungkan Pengusaha Angkot
Warta Kota/Hamdi Putra
Seorang warga sedang menempelkan kartu OK Otrip ke mesin yang tersedia di dashboard angkot, Kamis (18/1/2018). 

WARTA KOTA, BALAI KOTA -- Program Ok Otrip Anies-Sandi dijegal 5 koperasi angkot yang enggan menerima penawaran tarif rupiah per kilometer dari PT Transjakarta.

Akibatnya, rencana integrasi 6 trayek angkot dengan Transjakarta belum bisa terwujud sejak uji coba Ok Otrip mulai pada Senin (15/1/2018).

Sejak ujicoba mulai, sampai sekarang, baru 3 trayek Angkot di bawah koperasi wahana kalpika (KWK), Kolamas, dan Budi Luhur.

Kepala Humas PT Transjakarta, Wibowo, mengatakan, 5 trayek lainnya masih tahap negosiasi tarif rupiah per kilometer.

Baca: Pengamat Usakti Nilai DP Nol Rupiah sebagai Kebohongan Publik

Baca: Wow, Paus Fransiskus Nikahkan Pasangan Ini di Dalam Pesawat yang Sedang Terbang

PT Transjakarta menawarkan tarif rupiah per kilometer sebesar Rp 3.430.

Tapi 5 koperasi itu meminta tarif rp per kilometer dinaikkan jadi Rp 3.854 dengan estimasi perjalanan 160 - 165 kilometer per hari.

Ditambah beban operasional yang mesti dipikul pemilik mulai dari biaya bahan bakar setiap hari, gaji sopir, dan biaya perawatan kendaraan.

Baca: Pembobol Toko Elektronik dan Distro Skaters Diduga Orang yang Sama, Ini Buktinya

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved