Awal Tahun BNN dan Bea Cukai Ungkap Penyeludupan Sabu 40 Kg Asal Malaysia

Upaya pengejaran mengalami kendala karena speedboat telah memasuki daerah Sungai Bagok, Aceh Timur dan kapal BC 15021 tidak bisa menyusurinya

Awal Tahun BNN dan Bea Cukai Ungkap Penyeludupan Sabu 40 Kg Asal Malaysia
Warta Kota/Joko Supriyanto
MENTERI Keuangan Sri Mulyani dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso di depan barang bukti sabu dan para pelaku penyulundupan yang diamankan tim Bea Cukai dan BNN di awal tahun ini, di kantor Bea Cukai, Jakarta Utara, Jumat (19/1/2018). 

WARTA KOTA, PULOGADUNG --- Sinergitas antara Badan Narkotika Nasional (BNN) serta Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jendral Bea dan Cukai (Bea Cukai) dalam urusan pemberantasan Narkotika berbuah hasil.

Di awal tahun ini, BNN dan Bea Cukai berhasil membongkar penyeludupan narkotika jenis sabu sebanyak 40 kilogram asal Malaysia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani yang saat itu ikut serta menghadiri pengungkapan kasus ini di kantor Bea Cukai mengatakan bahwa ini menjadi awal pertama di tahun 2018 dalam upaya pembokaran penyeludupan narkotika.

MENTERI Keuangan Sri Mulyani bersama jajaran Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional memberikan keterangan terkait penggagalan aksi penyelundupan sabu yang dibawa dari Malaysia, di kantor Bea Cukai, Jakarta, Jumat (19/1/2018).
MENTERI Keuangan Sri Mulyani bersama jajaran Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional memberikan keterangan terkait penggagalan aksi penyelundupan sabu yang dibawa dari Malaysia, di kantor Bea Cukai, Jakarta, Jumat (19/1/2018). (Warta Kota/Joko Supriyanto)

"Mengawali tahun 2018, BNN dan Bea Cukai membongkar penyelundupan narkoba jenis sabu. Kali ini kawasan penyeludupan sabu ini adalah kawasan aceh dan yang disita 40 kilogram asal Penang, Malaysia. Dibawa jalur darat," kata Sri Mulayani, di Kantor Bea Cukai, Jumat (19/1/2018).

Dikatakan Sri, pengungkapan ini dilakukan selama dua hari. Bahkan dalam pengungkapan tersebut petugas melakukan pengejaran pelaku hingga melewati sungai bahkan pemukiman warga.

"Penindakan tersebut berawal dari informasi intelijen yang diperoleh Bea Cukai dari BNN pada 9 Januari 2018 terkait upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut," katanya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, tim patroli laut Bea Cukai dengan kapal BO 15021 di bawah kendali Operasi Kantor Wilayah Bea Cukai Aceh melakukan penyisiran perairan di Rayeuk, Aceh Timur dan melakukan pengejaran terhadap speedboat yang diduga mengangkut narkotika tersebut.

Upaya pengejaran mengalami kendala karena speedboat telah memasuki daerah Sungai Bagok, Aceh Timur dan kapal BC 15021 tidak memungkingkan untuk menyusuri sungai tersebut.

Namun karena kerja keras petugas berhasil menangkap pelaku berinisial HR di depan pekarangan rumahnya dan menyita sebanyak 19 bungkus sabu yang disembunyikan di dalam karung.

Dari penangkapan tersebut petugas pun berupaya melakukan pengembangan dan selanjutnya menangkap AM yang bertugas menyerahkan sabu kepada HR. Tak sampai disitu petugas juga menangkap JN dan SN. JN bertugas memindahkan barang haram tersebut dari laut ke darat yang selanjutnya akan dibawa oleh SN.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved