Korupsi KTP Elektronik

Peradi kepada KPK: Sesama Penegak Hukum Hendaknya Kita Tidak Bermusuhan

Apalagi, sebelum penetapan tersangka tersebut, KPK tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Peradi.

Peradi kepada KPK: Sesama Penegak Hukum Hendaknya Kita Tidak Bermusuhan
Warta Kota/Yosia Margaretta
Otto Hasibuan ketika tiba di Gedung KPK, Senin (20/11/2018). 

WARTA KOTA, SLIPI - Ketua Dewan Pembina Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Otto Hasibuan menyesalkan sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menersangkakan Fredrich Yunadi.

Apalagi, sebelum penetapan tersangka tersebut, KPK tidak melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan Peradi.

Menurut Otto, Peradi memiliki jabatan yang setara dengan penegak hukum lain di Indonesia, seperti jaksa, polisi, juga hakim. Dan sudah seharusnya ada koordinasi yang baik antara KPK dengan Peradi.

Baca: Otto Hasibuan: Pada Hakikatnya Advokat Dilahirkan untuk Menghalangi Penyidikan

"Karena Peradi ini setara dengan penegak hukum lain, baik itu jaksa, polisi, hakim," kata Otto di Kantor Peradi, Jakarta, Kamis (18/1/2018).

Otto menilai, sebelum menerangkakan Fredrich, seharusnya KPK melakukan koordinasi terlebih dahulu. Karena, sebagai sesama penegak hukum, hendaknya saling menjalin komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan ego sektoral.

"Tetapi, sebagai bernegara karena dia (KPK) penegak hukum, kita penegak hukum, hendaknya kita tidak jadi bermusuhan," tuturnya. (*)

Penulis: M Zulfikar
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved