Kasus Asusila

Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual, Polisi Sambangi Pondok Pesantren Al Mughni

Peristiwa pelecehan seksual yang menimpa sejumlah siswa SMPN 184 Jakarta oleh seorang oknum guru menjadi perhatian Polres Metro Jakarta Selatan.

Lindungi Anak dari Kekerasan Seksual, Polisi Sambangi Pondok Pesantren Al Mughni
Warta Kota/Dwi Rizki
Kanit Sabhara Polsek Setiabudi, Kompol Budi Cahyono menyambangi Perguruan Islam Al-Mughni di Jalan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (18/1/2018) siang. 

WARTA KOTA, PALMERAH - Peristiwa pelecehan seksual yang menimpa sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 184 Jakarta oleh seorang oknum guru beberapa waktu lalu turut menjadi perhatian jajaran Polres Metro Jakarta Selatan.

Imbauan tentang pencegahan kekerasan seksual terhadap anak pun dilakukan hingga kalangan pesantren wilayah hukum Polres Metro Jakarta Selatan.

Aksi tersebut seperti yang dilakukan oleh Kanit Sabhara Polsek Setiabudi, Kompol Budi Cahyono.

Dirinya menyambangi Perguruan Islam Al-Mughni yang terletak di Jalan Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Kamis (18/1/2018) siang.

Kedatangannya disambut Ustad Abdul Wahab selaku Imam Masjid serta pengajar Tahfiz Alquran.

Bersamaan dengan penghafalan surat Al-Qur'an anak-anak didiknya, Ustad Abdul Wahab menyampaikan tentang tugas utama seorang pengajar, guru ataupun ustadz.

Tidak hanya mengajarkan tentang pendidikan agama, seorang guru katanya harus membentuk perilaku anak didiknya dengan baik, sesuai dengan ajaran agama Islam yang tertuang dalam Al Quran maupun hadist.

"Guru harus menjadi tauladan dan contoh yang baik, bukan sebaliknya. Saya sangat senang adanya kunjungan ini, anak-anak jadi bisa berinteraksi, terutama soal batasan (privasi) mana yang boleh dan tidak," ungkapnya.

Sementara itu, Kompol Budi Cahyono menyampaikan beberapa hal terkait pengawasan, khususnya perlindungan anak terhadap pelecehan seksual.

Sebab, tindak kejahatan tidak hanya semata dilakukan antara orang dewasa terhadap anak, tetapi dalam beberapa kasus, pelecehan serupa terjadi antar anak.

Selain itu, pendidikan seks usia dini kepada anak katanya harus dilakukan.

Sebab, berdasarkan sejumlah kasus, salah satu pemicu peningkatan kejahatan seksual terhadap anak dikarenakan kurangnya pengetahuan anak terhadap seks, sehingga tidak memberikan batasan ataupun membiarkan seseorang melanggar batas privasinya.

"Sedini mungkin sebagai pengajar senantiasa selalu memberikan informasi tentang kejadian di lingkungan sekolah. Pendidikan seks pada anak usia dini mungkin merupakan solusi, sebab ketidaktahuan anak tentang seks seringkali menjadi alasan pelecehan seksual terjadi," jelasnya.

Penulis: Dwi Rizki
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help