Kasus Narkoba

Pengedar Sabu di Manggarai Tak Berkutik Saat Dibekuk

Dadang Setiawan alias Jeko (39) ditangkap petugas dari Polsektro Tebet, Jakarta Selatan karena menjadi pengedar narkotika.

Pengedar Sabu di Manggarai Tak Berkutik Saat Dibekuk
Tribun Bogor
Ilustrasi: sabu 

WARTA KOTA, TEBET -- Dadang Setiawan alias Jeko (39) ditangkap petugas dari Polsektro Tebet, Jakarta Selatan. Pengedar narkotika itu dibekuk di sebuah rumah tinggal di Jalan Balimatraman, Gang Remaja I Rt.002/006, Manggarai,Tebet, Jakarta Selatan.

Kapolsek Tebet Komisaris Maulana Jali Karepesina mengungkapkan, penangkapan tersebut diawali dari laporan masyarakat yang mengetahui aktivitas pelaku dalam peredaran narkotika di kawasan Tebet.

Pada Senin (15/1/2018) malam sekitar pukul 20.00, Kompol Maulana memerintahkan jajaran untuk menindaklanjuti informasi adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis shabu dengan melalukan penyelidikan di sebuah rumah.

"Tim Reskrim kami bergerak cepat untuk menindaklanjuti informasi ini. Di lokasi, petugas meyakini seorang lelaki memiliki barang bukti narkotika jenis shabu," jelas Kompol Maulana, Selasa (16/1/2018).

Mengantongi informasi A1, para petugas segera melakukan penggeledahan kepada pelaku bernama Dadang alias Jeko.

Dan benar saja, di kantung celana sebelah kiri, terdapat benda yang mencurigakan.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, di kantong celana sebelah kiri di celana yang dipakai oleh tersangka ditemukan barang bukti berupa satu bungkusan rokok Sampoerna Mild merah yang di dalamnya berisi lima bungkus plastik klip transparan berisikan narkotika jenis shabu," terangnya.

Pelaku yang pada awalnya menyangkal memiliki narkotika menjadi tidak berkutik setelah polisi menemukan barang bukti itu.

Ia pun tertunduk lesu dan tanpa perlawanan saat digelandang ke Mapolsek Tebet.

"Selanjutnya tersangka berikut barang bukti yakni shabu dengan berat bruto 2,99 gram dibawa ke Polsek Tebet guna penyidikan lebih lanjut," ujarnya.

Polisi kini sedang mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih besar lagi.

Sementara, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dengan meringkuk di balik jeruji besi penjara.

Dia terjerat Pasal 114 (1) dan 112 (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved