Lantai BEI Ambruk

Gedung BEI Belum Pernah Direnovasi Sejak Dibangun pada 1997

Sedangkan untuk tower 2 pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Puslabfor Mabes Polri.

Gedung BEI Belum Pernah Direnovasi Sejak Dibangun pada 1997
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Suasana lokasi di depan gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). 

WARTA KOTA, SEMANGGI - Farida Riyadi, Director of Cushman & Wakefield Indonesia selaku pengelola Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan, pihaknya tetap akan mengoperasikan gedung secara normal, Selasa (16/1/2018) besok.

Hal tersebut terkait robohnya balkon Tower 2 Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/1/2018).

“Besok tetap akan beroperasi kembali normal untuk tower 1, perdagangan juga normal,” kata Farida di lokasi kejadian.

Baca: 23 Korban Gedung BEI Ambruk Dirawat di RS Siloam Semanggi, Tujuh Pasien Dioperasi

Sedangkan untuk tower 2 pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan Puslabfor Mabes Polri. Para penyewa gedung juga menantikan hasil penyelidikan terlebih dahulu.

“Kami tunggu hasil penyelidikan, termasuk dugaan penyebab (robohnya balkon) kami belum bisa bicara,” jelasnya.

Farida mengaku bahwa gedung yang didirikan sejak 1997 itu selalu diperiksa secara berkala, yang terakhir kali dilakukan pada Mei 2017.Namun sejak dibangun, gedung itu memang belum pernah direnovasi.

“Untuk kerugiannya kami belum bisa taksir,” ucapnya. (*)

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help