Jika Direlokasi Pedagang Pisangan Lama Berharap Biaya Retribusi Tidak Membebani PKL

Pedagang Kaki Lima yang berada di Lokasi Sementara di Pisangan Lama, Pulogadung, Jakarta Timur akan direlokasi ke Pasar Enjo.

Jika Direlokasi Pedagang Pisangan Lama Berharap Biaya Retribusi Tidak Membebani PKL
Warta Kota/Joko Supriyanto
Pedagang Pasar Pisangan Lama Dua akan Direlokasi ke Pasar Enjo, Jakarta Timur. 

WARTA KOTA, PULOGADUNG - Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Lokasi Sementara (Loksem) di Pisangan Lama, Pulogadung, Jakarta Timur akan direlokasi ke Pasar Enjo.

Nantinya akan disiapkan tenda berukuran 40 x 50 meter persegi dan meja untuk pedagang.

Para pedagang nantinya dapat berjualan dari pukul 18.00 - 06.00. Selebihnya tenda tersebut akan dimanfaatkan pasar sebagai area parkir pengujung.

Adanya relokasi tersebut para pedagang sudah mengetahui rencana relokasi itu, namun walau sudah mengetahui rencana tersebut masih ada beberapa pedagang yang tetap berjualan dan engan pindah dilokasi tersebut.

Padahal Sudin KUMKMP sudah memberikan himbau kepada para pedagang untuk pindah, dan PD Pasar Jaya telah menyediakan lokasi untuk para PKL di Pasar Enjo.

Alasan para pedagang tak lain merasa sudah nyaman dilokasi tersebut, dan khawatir jika pindah maka penghasilannya akan menurun. Hal tersebut diucapkan oleh salah satu pedagang sayuran, Rajiman (55).

"Kalo rencana relokaso sudah tahu sebelum tahun baru juga sudah beredar infornya," kata Rajiman saat ditemui, Sabtu (13/1/2018).

Lebih 10 tahun berjualan dilokasi tersebut membuat dirinya sudah merasa nyaman, dan sudah banyak pelanggang hal itulah membuat dirinya berpikir panjang untuk pindah.

Walaupun memang dilokasi pasar Enjo lokasinya lebih bersih dan nyaman, namun tetap saja ia khawatir penghasilannya menurun.

"Biasanya itu kalo tempat baru yang dikhawatirkan pedapatannya, kalo disini kan sudah jelas, pelanggan juga sudah tahu, tapi kalo pun harus pindah saya sih siap aja," katanya.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help