Home »

News

» Jakarta

Anies-Sandi Selonong Boy Operasikan Fly Over Pancoran, Pengamat Nilai Tak Taat Hukum

Padahal fly over Pancoran belum memiliki sertifikat layak fungsi (SLF) dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Anies-Sandi Selonong Boy Operasikan Fly Over Pancoran, Pengamat Nilai Tak Taat Hukum
Warta Kota/Feryanto Hadi
Progres pengerjaan fly over Pancoran hingga Jumat (12/1/2018) sudah mencapai 95 persen. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memastikan fly over Pancoran mulai beroperasi pada Senin (15/1/2018) pagi, seperti dilansir berbagai media.

Padahal fly over Pancoran belum memiliki sertifikat layak fungsi (SLF) dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Pengamat Transportasi universitas Tarumanegara, Leksmono suryo Putranto menilai Pemprov DKI tidak taat hukum apabila memaksakan operasional Fly over Pancoran tanpa adanya SLF.

Sebab, kata Leksmono, SLF adalah syarat sebuah pembangunan infrastruktur yang diatur dalam aturan hukum.

Terkait mengurai kemacetan, Leksmono mengakui Fly Over ataupun Underpass dapat mengurai kemacetan. Namun, hanya di titik sekitar Fly Over dan underpass itu sendiri.

Baca: Warga Perkampungan Minta Anies-Sandi Tak Ada Penggusuran dan Penertiban PKL

"Fly over itu kan mengurai dua pergerakan, yang tadinya satu dimensi, dipisahkan. Otomatis kalau megurai kemacetan disitu menjadi lancar, tapi d pintu masuk dan keluar ya kemacetan tetap sama," ujar Leksmono.

"Tidak perlu pakai seremoni, tidak pakai acar-acaraan. Warga DKI sudah menunggu," kata Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno saat meninjau proses finalisasi pengerjaan Fly Over Pancoran, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, kemarin.

Sandiaga menjelaskan, operasional Fly over Pancoran pada hari Senin (15/1) merupakan uji coba.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help