Soal PAD, Kota Tegal Belajar dari Pemkot Jakarta Timur

"Hasil kunjungan kerja ini akan dijadikan dasar yang dapat diadopsi dalam mengelola pengembangan potensi PAD Kota Tegal"

Soal PAD, Kota Tegal Belajar dari Pemkot Jakarta Timur
Istimewa
ILUSTRASI Pendapatan Asli Daerah (PAD) 

WARTA KOTA, CAKUNG --- DPRD Kota Tegal berencana menyerap ilmu terkait dengan pengelolaan keuangan yang diterapkan di Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Hal ini nantinya akan dijadikan dasar untuk memberikan masukan ke Pemerintah Kota Tegal terkait strategi pengembangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kunjungan Kerja DPRD Kota Tegal di bawah pimpinan rombongan Wakil Ketua DPRD Kota Tegal H. Anshori Faqih langsung diterima dengan baik oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Musyawardana.

“Kami sangat senang atas kedatangan para anggota dewan dari kota tegal ini. Kedatanganya tak semata untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi informasi terkait Pengembangan Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Penanggulangan Bencana dan Pembangunan Infrastruktur Kota. Dengan itu kita akan berikan sejelas-jelasnya,” kata Wali Kota saat menerima Kunker DPRD Kota Tegal di Ruang Rapat Khusus Wali Kota Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (12/1/2018).

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kota Tegal H. Anshori Faqih mengaku merasa banyak mendapatkan ilmu yang bisa diterapkan di Kota Tegal nantinya setelah melakukan kunjugangan ini.

"Dengan Kunker ini Kami diberi pemahaman mengenai upaya Pemkot Jakarta Timur untuk menggalakan pendapatan daerah. apalagi di lima wilayah DKI Jakarta, Pemkot Jakarta Timur tertinggi ini sangat luar biasa," katanya.

Pihaknya mengakui sungguh terkagum atas pencapaian itu, mengingat pendapatan Kota Tegal masih berada di bawah target. Terlebih, Kota Tegal sendiri memiliki luas 36 Kilometer, empat Kecamatan, dan 27 Kelurahan yang seharusnya lebih mudah untuk meraih potensi pendapatan asli daerah lebih cepat dan terukur.

"Hasil kunjungan kerja ini akan dijadikan dasar yang dapat diadopsi dalam mengelola pengembangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) oleh Pemkot Tegal," ucapnya.

Dijelaskan Anshori, perlunya adopsi berbagai ilmu yang diraih hasil kunjungan kerja di Pemerintah Kota Administrasi Jakarta ini. selain mengelola pengembangan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga dipaparkan mengenai berbagai kegiatan Pemkot Jakarta Timur yang bertujuan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Selain pendapatan asli daerah juga kita mendapatkan ilmu lain di sini terkait penanggulan bencana serta kelestarian lingkungan. Apalagi tadi kita lihat video hasil kegiatan yang ditampilkan Pak Wali dalam seluruh kegiatan ikut terjun langsung," katanya.

"Dalam pendapatan daerah Pak Wali ikut sidak dan melibatkan penegak hukum, kemudian monitoring posko terpadu bencana di tiap Kelurahan, dan mau terjun ke saluran dan kali dalam kerja bakti ini sngat luar biasa dan patut dijadikan acuan di Kota Tegal," imbuh Anshori.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help