Pemprov DKI Bakal Sewa Lahan Teman Lama Sandiaga Uno untuk Relokasi Pedagang Blok G Tanah Abang

Pemprov DKI bakal menyewa lahan milik teman lama Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, untuk merelokasi pedagang Blok G Tanah Abang.

Pemprov DKI Bakal Sewa Lahan Teman Lama Sandiaga Uno untuk Relokasi Pedagang Blok G Tanah Abang
MAULANA MAHARDHIKA
Suasana kios pedagang di Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta, Jumat (5/1/2018). PD Pasar Jaya akan merevitalisasi Blok G Pasar Tanah Abang. Bangunan yang berdiri saat ini dinilai tidak layak sehingga akan dirobohkan dan dibangun ulang. 

WARTA KOTA, GAMBIR - Pemprov DKI bakal menyewa lahan milik teman lama Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno, untuk merelokasi pedagang Blok G Tanah Abang.

Relokasi pedagang pasar Blok G Tanah Abang harus dilakukan, agar bangunan bisa segera direvitalisasi. Pedagang kaki lima (PKL) yang kini berjejer di sepanjang Jalan Jatibaru juga bisa dimasukkan ke lokasi lahan milik teman lama Sandiaga Uno itu.

Lokasi lahannya berada di sebelah Hotel Pharmin. Luasnya 3.000 meter. Kini lahan itu banyak dipakai truk-truk ekspedisi untuk bongkar muat barang dan parkir.

Baca: Pengamat Transportasi: PKL Berjualan di Jalan Melanggar Hukum

"Kami sudah incar lama tanah itu untuk merelokasi pedagang Blok G" kata Sandi dalam jumpa pers, Kamis (11/1/2018).

Tanah itu milik seorang pengusaha, Robby Sumampouw.

"Kawan lama saya Bapak Robby Sumampouw. Udah lama kenal," ungkap Sandi.

Baca: Gading Marten Harus Sembunyi-sembunyi Saat Merokok di Rumah

Menurut Sandi, Hari Rabu lalu pihak Pemprov DKI bertemu adik Robby, Hendri Sumampouw. Kesepakatan sudah tercapai, tetapi ternyata tak seluruh bagian lahan bisa digunakan.

"Setelah dicek ke stafnya, ternyata beberapa bagian lahan sudah disewakan," ujar Sandi.

Rencananya perjanjian penyewaan lahan bakal dilakukan selama tiga tahun. Sebab revitalisai Blok G dan Tanah Abang diperkirakan berlangsung selama itu. (*)

Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help