Motif Wayang dan Si Pitung Tampil di Warisan Busana Inez Mardiana

Dalam rangka melestarikan tradisi berbusana dari nenek moyang, Inez Mardiana mempersembahkan 70 kebaya bordir.

Motif Wayang dan Si Pitung Tampil di Warisan Busana Inez Mardiana
m16/Anggie Lianda
UNTUK melestarikan tradisi berbusana dari nenek moyang, Inez Mardiana mempersembahkan 70 kebaya bordir dalam acara Warisan Busana Inez Mardiana di Museum Tekstil Jalan Aipda Ks Tubun Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (13/1/2018). 

WARTA KOTA, PALMERAH --- Dalam rangka melestarikan tradisi berbusana dari nenek moyang, Inez Mardiana mempersembahkan 70 kebaya bordir.

Kebaya ini dipamerkan dalam acara 'Warisan Busana Inez Mardiana' yang diselenggarakan di Museum Tekstil Jalan Aipda Ks Tubun Raya, Palmerah Jakarta Barat.

Beberapa motif baru yang dipamerkan yaitu Wayang, Si Pitung, flora dan fauna Jakarta serta lainnya.

Inez pun mengatakan bahwa pameran ini Ia persembahkan khusus untuk almarhum suaminya, Ir.H.Ismawan Haryono.

"Tepat hari ulang tahun suami, saya persembahkan 70 desain kebaya bordir untuknya," ujar Inez saat ditemui di Museum Tekstil, Sabtu (13/01/2018).

UNTUK melestarikan tradisi berbusana dari nenek moyang, Inez Mardiana mempersembahkan 70 kebaya bordir dalam acara Warisan Busana Inez Mardiana di Museum Tekstil Jalan Aipda Ks Tubun Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (13/1/2018).
UNTUK melestarikan tradisi berbusana dari nenek moyang, Inez Mardiana mempersembahkan 70 kebaya bordir dalam acara Warisan Busana Inez Mardiana di Museum Tekstil Jalan Aipda Ks Tubun Raya, Palmerah, Jakarta Barat, Sabtu (13/1/2018). (m16/Anggie Lianda)

Acara ini dihadiri oleh Ibu Panglima TNI Nanny Hadi Tjahjanto, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah DKI Jakarta Fery Faharti Ganis, dan Kadis Budpar Prov DKI Jakarta DR.Tania Budiati.

Kebaya Inez pun sudah dijual sampai luar negeri, salah satunya Singapura. Sedangkan Hawai dan UK sudah meminta untuk peragaan di luar negeri.

Inez berharap diadakannya pameran ini untuk melestarikan warisan nenek moyang dan bisa sebagai pembelajaran anak muda zaman ini. (m16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help