Home »

News

» Jakarta

Sandi Perbolehkan Rumput Monas Diinjak Setelah Pagarnya Dicabut

Sandiaga Uno menuturkan, Monas sebagai taman diperbolehkan agar rumputnya diinjak oleh masyarakat.

Sandi Perbolehkan Rumput Monas Diinjak Setelah Pagarnya Dicabut
Warta Kota/Henry Lopulalan
Sejumlah petugas Unit Pengelola Teknis (UPT) Monumen Nasional (Monas) membongkar tiang pagar pemisah antara jalur pejalan kaki dan rumput komplek Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rangga Baskoro

WARTA KOTA GAMBIR -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menuturkan bahwa Monas sebagai taman diperbolehkan agar rumputnya diinjak oleh masyarakat.

Meski begitu, ia mengharapkan agar kondisinya tetap dijaga.

"Begitu pagarnya dicopot, mereka menjaga rumputnya. Jadi mereka boleh menginjak tapi harus dijaga karena ini aset milik bersama milik rakyat juga," kata Sandi di Balai Kota, Jumat (12/1).

Sebelumnya, Sandi mengatakan salah satu alasan dicopotnya pagar pembatas rumput di dalam kawasan Monas yakni adanya kritik dari Menteri BUMN Rini Soemarno saat dirinya lari pagi bersama pada Senin (8/1) lalu. Rini menyebut kondisi pagar sling itu sudah rusak.

"Senin saya kan jalan pagi sama Bu Rini Soemarno. Dia bilang, 'Jelek banget sih nih pagar-pagarnya'," ujar Sandi.

Sebagai tindaklanjut, Sandi menyampaikan hal itu kepada Gubernur DKI Anies Baswedan untuk menjadikan Monas sebagai taman yang bisa dinikmati warga, bukan kebun yang hanya bisa dilihat.

"Park itu bisa dinikmati oleh warga. (Kata Rini) 'Ya copot, dong (pagarnya)', 'Oke'," ucap Sandiaga menirukan percakapan dengan Rini saat itu.

Sandiaga kemudian memerintahkan Kepala Kantor Pengelola Kawasan Monas, Munjirin, untuk mencopot seluruh pagar sling di kawasan Monas. Menurut Sandiaga, itu juga merupakan perintah dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Karena beberapa pagar-pagarnya juga udah tidak layak," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pengelola Kawasan (KPK) Monas Munjirin menyebut pagar pembatas rumput itu dicopot agar Monas bisa menjadi taman kota yang diinginkan Anies dan Sandi.

"Untuk mendukung ini menjadi park (taman) sebetulnya," ujar Munjirin saat dihubungi. (*)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help