Home »

Depok

PKL di Jalan Margonda Depok Dihalau Satpol PP

Kepala Satpol PP Depok Dudi Miraz penghalauan PKL dari pedestrian jalan di Jalan Margonda, untuk menjamin hak pejalan kaki.

PKL di Jalan Margonda Depok Dihalau Satpol PP
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok menghalau PKL yang berjualan menutup pedestrian jalan di Jalan Margonda, Depok, sebagai bentuk teguran sebelum dilakukan penindakan. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Depok kembali melakukan penghalauan terhadap puluhan pedagang kaki lima (PKL) yang menggelar dagangannya hingga menutup trotoar jalan di sepanjang Jalan Margonda di sejumlah titik, Jumat (12/1/2018).

Sejumlah pedagang pun tampak menurut dan memundurkan lapaknya dari trotoar jalan.

Kepala Satpol PP Depok Dudi Miraz penghalauan PKL dari pedestrian jalan di Jalan Margonda, untuk menjamin hak pejalan kaki.

Satpol PP Depok menghalau PKL yang berjualan menutup pedestrian jalan di Jalan Margonda, Depok, sebagai bentuk teguran sebelum dilakukan penindakan.
Satpol PP Depok menghalau PKL yang berjualan menutup pedestrian jalan di Jalan Margonda, Depok, sebagai bentuk teguran sebelum dilakukan penindakan. (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Selain juga kata Dudi, apa yang dilakukan PKL itu merupakan pelanggaran atas Perda Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum.

"Ini kami lakukan untuk mengembalikan fungsi pedestrian bagi pejalan kaki dan penegakkan Perda," kata Dudi, Jumat.

Ia mengatakan penghalauan ini dilakukan sebagai bentuk teguran bagi para PKL.

"Jika ke depan masih juga menutup pedestrian jakan, maka terpaksa kami tindak tegas dan disita lapaknya. Lalu kami ajukan ke sidang tipiring di PN Depok, karena pelanggaran Perda," kata Dudi.

Menurur Dudi, dengan cara persuasif dan pendekatan seperti ini, para PKL memiliki kesadaran untuk tidak berjualan dengan menutup pedestrian jalan.

"Kami tidak melarang mereka berjualan, tapi jangan menutup pedestrian jalan," katanya. (bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help