Kasus Asusila

Pihak Sekolah Tak Perpanjang Status Guru yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual

Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswa didiknya di kawasan Pasar Rebo, beberapa waktu lalu.

Pihak Sekolah Tak Perpanjang Status Guru yang Diduga Melakukan Pelecehan Seksual
Banjarmasin Post
Ilustrasi 

WARTA KOTA , PASAR REBO - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum guru terhadap siswa didiknya di kawasan Pasar Rebo, beberapa waktu lalu.

Membuat institusi pendidikan tercoreng dengan ulah predator anak disekolah.

Untuk itu peran peran guru disekolah dapat menjaga anak didiknya bukan menjadikan anak sebagai pelampiasan.

Menanggapi adanya kasus pelecehan seksual yang terjadi disalah satu sekolah di kawasan Pasar Rebo, Kepala Sekolah yang bersangkutan membenarkan kejadian tersebut.

"Memang benar salah satu seorang guru, diadukan oleh orang tua murid indikasi melakukan pelecehan, tapi sampai saat ini belum diketahui secara jelas korban itu berapa dan siapa," kata Abdul Rivai, saat ditemui oleh Wartakotalive.com, Jumat (12/1/2018).

Namun Abdul menyayangkan informasi yang beredar menjelaskan bahwa korban pelecahan seksual berjumlah 35 orang, padahal jumlahnya hingga saat ini belum diketahui secara pasti. K

arena para korban belum melakukan laporan.

"Kalo kami tidak punya otoritas untuk menanyakan hal tersebut, jadi kami sarankan kepada para wali murid untuk mencoba menanyakan kepada anaknya apakah menjadi korban, jika pun benar segera laporkan," katanya.

Menurutnya sebelum kasus ini beredar bahwa ada sejumlah orang tua wali murid mengadukan ke pihak sekolah, tapi hal tersebut tidak berbuntut panjang ke Polisi, Abdul mengklaim hal tersebut sudah dilakukan perdamaian.

Hingga saat ini Oknum Guru yang diketahui berinisial AKN sudah tak diperpanjang kontrak kerja sebagai guru olahraga.

Halaman
123
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help