Pilkada Serentak 2018

Lima Orang yang Direkomendasikan untuk Pilkada 2018 Tak Digubris, Alumni 212 Protes Tiga Parpol Ini

Al Khaththath lantas melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKS.

Lima Orang yang Direkomendasikan untuk Pilkada 2018 Tak Digubris, Alumni 212 Protes Tiga Parpol Ini
TRIBUNNEWS/WAHYU AJI
Sekjen FUI Muhammad Al Khaththath (kiri) usai bertemu Wakil Ketua DPR Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/8/2017). 

WARTA KOTA, TEBET - Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam Muhammad Gatot Saptono alias Al Khaththath menilai, kemenangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 tak lepas dari peran para ulama.

Al Khaththath lantas melayangkan protes terhadap tiga partai politik, yakni Partai Gerindra, PAN, dan PKS.

Ia menyesalkan rekomendasi para ulama pada pilkada serentak 2018, tak digubris ketiga parpol tersebut.

Satu di antaranya, rekomendasi untuk mengusung La Nyalla Mahmud Matalitti pada Pilkada Jawa Timur 2018.

Baca: Hidayat Nur Wahid Sebut Pihak yang Pakai Istilah Reuni dan Alumni 212 Lakukan Ujaran Kebencian

"Kami prihatin kasus yang dihadapi oleh La Nyalla," ujar Al Khaththath di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Menurutnya, terdapat lima kader atau alumni 212 yang direkomendasikan untuk diusung pada pilkada tahun ini, termasuk La Nyalla.

Rekomendasi itu diserahkan kepada Gerindra, PAN, dan PKS.

"Dan juga beberapa nama yang kami ajukan kepada pimpinan partai agar kader dari aksi 212 itu, dari 171 pilkada, kita hanya minta lima agar bisa diberikan rekomendasi khusus," kata Al Khaththath.

Baca: Ahmad Dhani: Reuni 212 Aksi Politik

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved