La Nyalla Mattalitti: Aksi Bela Islam Cuma Ditumpangi, Dia yang Menikmati

Ia mengatakan, ada syarat yang tak dapat dipenuhi, yakni uang Rp 40 miliar yang diminta Prabowo.

La Nyalla Mattalitti: Aksi Bela Islam Cuma Ditumpangi, Dia yang Menikmati
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Kadin Jawa Timur yang juga mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti, menjalani persidangan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016). Majelis Hakim Tipikor PN Pusat yang diketuai Sumpeno memvonis bebas La Nyalla, karena tidak terbukti bersalah melakukan korupsi dana hibah pengembangan ekonomi Provinsi Jawa Timur. 

"Kemudian saya datang ke sana, dan Pak Prabowo sempat ngomong 'kamu sanggup sediakan Rp 200 miliar?'" ungkap La Nyalla di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (11/1/2018).

Baca: IPW Minta Polisi Usut Pengakuan La Nyalla Dimintai Rp 40 Milliar oleh Prabowo Subianto

La Nyalla menjawab pertanyaan dari Prabowo. Ia menyatakan siap menyediakan dana Rp 500 miliar. Namun, ucap La Nyalla, ia mengira ucapan Prabowo itu bercanda.

"Rp 500 miliar saya siapkan, saya bilang begitu. Karena saya didukung oleh pengusaha muslim. Di belakang saya banyak pengusaha muslim yang menginginkan Gubernur Jawa Timur itu Ketua Kadin Jatim. 'Oh ya sudah kalau begitu', dia bilang," papar La Nyalla.

La Nyalla mengatakan, Prabowo menagih uang sebagai kesiapan pilkada. Ia ditagih sebesar Rp 40 miliar.

Baca: Lima Orang yang Direkomendasikan untuk Pilkada 2018 Tak Digubris, Alumni 212 Protes Tiga Parpol Ini

"Saya pikir itu main-main, ternyata pada saat itu ditagih betul, ditagihnya Rp 40 miliar. Saya bilang 'nanti pak, jangan sekarang'," beber La Nyalla.

La Nyalla mengatakan, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Soepriyatno yang membisikkan Prabowo.

"Saya pikir Pak Prabowo tidak mungkin nurut sama Supri. Ternyata dia betul-betul nurut sama Supri, terbukti dengan minta uang Rp 170 miliar," terang La Nyalla.

Baca: Fahri Hamzah: Saya Mendengar Setya Novanto Sedang Dirayu Agar Mau Jadi Justice Collaborator

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help