La Nyalla Mattalitti: Aksi Bela Islam Cuma Ditumpangi, Dia yang Menikmati

Ia mengatakan, ada syarat yang tak dapat dipenuhi, yakni uang Rp 40 miliar yang diminta Prabowo.

La Nyalla Mattalitti: Aksi Bela Islam Cuma Ditumpangi, Dia yang Menikmati
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Kadin Jawa Timur yang juga mantan Ketua Umum PSSI La Nyalla Mahmud Mattalitti, menjalani persidangan dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor PN Jakarta Pusat, Selasa (27/12/2016). Majelis Hakim Tipikor PN Pusat yang diketuai Sumpeno memvonis bebas La Nyalla, karena tidak terbukti bersalah melakukan korupsi dana hibah pengembangan ekonomi Provinsi Jawa Timur. 

WARTA KOTA, TEBET - La Nyalla Mattalitti menuding Partai Gerindra dan ketua umumnya, Prabowo Subianto, melakukan politik uang sebagai syarat maju pada Pilkada Jawa Timur 2018.

La Nyalla tidak jadi maju pada Pilkada Jatim.

Partai Gerindra batal memberikan dukungan. La Nyalla pun dibuat geram.

Ia mengatakan, ada syarat yang tak dapat dipenuhi, yakni uang Rp 40 miliar yang diminta Prabowo.

Uang itu untuk membayar saksi di tempat pemungutan suara saat pemilihan.

Namun, menurut La Nyalla, bukan itu saja yang membuatnya kecewa.

Baca: La Nyalla Dimintai Rp 40 Miliar oleh Prabowo Subianto, Sandiaga Uno: Politik Memang Berbiaya

Pada akhir September 2017 lalu, ucap La Nyalla, ia melangsungkan pertemuan dengan Prabowo. Pertemuan berlangsung saat perayaan ulang tahun ke-67 Rachmawati Sukarnoputri.

Ulang tahun Rachmawati dirayakan di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, kediaman Prabowo.

Menurut La Nyalla, Prabowo menanyakan kesiapan biaya yang akan dikeluarkan.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help