WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

34 Unit Angkot di Jakarta Utara akan Terintegrasi OK Otrip

Benhard mengatakan angkutan umum yang terintegrasi dengan OK Otrip tidak bisa berhenti sembarangan.

34 Unit Angkot di Jakarta Utara akan Terintegrasi OK Otrip
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Sosialisasi program OK Otrip di Kantor Sudin Perhubungan Jakarta Utara, Jumat (12/1). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Junianto Hamonangan

WARTA KOTA, KOJA -- Sebanyak 34 unit angkutan umum di Jakarta Utara akan terintegrasi sistem pelayanan OK Otrip yang mulai berlaku pada Senin (15/1) mendatang.

Ke-34 unit tersebut masing-masing terbagi menjadi 17 armada untuk dua trayek yang disiapkan di Jakarta Utara.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara Benhard Hutajulu mengatakan sistem OK Otrip di wilayah Jakarta Utara akan terintegrasi dengan dua angkutan umum yakni Koperasi Kolamas Jaya JU 03A dan Koperasi Wahana Kalpika (KWK) 02.

“Saat ini baru 17 armada untuk setiap rute selama waktu ujicoba tiga bulan. Tapi nanti kedepannya diharapkan jumlahnya bisa terus bertambah,” kata Benhard, Jumat (12/1).

Benhard mengatakan angkutan umum yang terintegrasi dengan OK Otrip tidak bisa berhenti sembarangan. Mereka hanya bisa mengambil penumpang di tempat-tempat yang telah ditentukan.

“Nantinya warga yang menumpang angkot tersebut dan melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta, cukup mengeluarkan biaya Rp 3.500 untuk sekali jalan dan berlaku selama tiga jam. Harga Rp 3.500 sekali jalan hanya berlaku tiga bulan,” katanya.

Dengan terintegrasi sistem OK Otrip, maka kebijakan upah yang selama ini digunakan oleh angkutan umum ikut berubah. Nantinya tidak ada lagi sistem setoran melainkan dengan metode Rupiah per kilometer.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Operasional KWK Jakarta Utara Farid Effendi, (57) mengatakan pihaknya menyambut baik kebijakan Rupiah per kilometer. Sehingga para pengemudi tidak lagi perlu mengejar setoran.

“Jadinya sekarang sistemnya bulanan. Kita juga jadinya jalan terus, keliling cari penumpang,” ujarnya.

Terkait belum semuanya armada KWK 02 ikut sistem OK Otrip, hal itu hanya tinggal menunggu waktu saja. Apalagi kebijakan itu juga mendapat sambutan positif dari para pengemudi dan pemilik angkutan umum.

“Mereka yang belum bergabung dengan OK Otrip juga tidsk ada masalah, mereka semua mendukung. Hanya saja mereka belum bergabung karena belum memenuhi syarat yang ditentukan,” katanya.

Sekadar informasi Koperasi Kolamas Jaya JU 03A melayani Terminal Tanjung Priok-Jalan Yos Sudarso dengan melewati beberapa titik seperti Jalan Enggano, Jalan Warakas Raya, Jalan Gotong Rong.

Koperasi Wahana Kalpika 02 melayani rute Simpang Lima Semper-Sungai Kendal dengan melewati beberapa titik seperti Jalan Cakung Cilincing Raya, Jalan Akses Marunda, Jalan Sungai Landak. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help