Warga Cilodong Depok Panik Api Bakaran Sampah Membesar

Warga sempat berupaya memadamkan api dari tempat bakaran sampah itu dengan alat seadanya. Namun, api tetap membesar dan tak mau padam.

Warga Cilodong Depok Panik Api Bakaran Sampah Membesar
WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU
Tempat pembuangan sampah yang menimbulkan api dan nyaris membesar, sempat membuat warga Jalan Mandor Samin, RT 3/6, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, panik 

WARTA KOTA, DEPOK - Warga Jalan Mandor Samin, RT 3/6, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, tiba-tiba panik ketika mengetahui api membesar dari tempat pembuangan sampah di wilayah mereka, Rabu (10/1/2018) sekira pukul 20.00.

Warga sempat berupaya memadamkan api dari tempat bakaran sampah itu dengan alat seadanya. Namun, api tetap membesar dan tak mau padam.

Mereka khawatir api masuk dan merembet ke permukiman warga, terutama rumah Madih yang tak jauh dari lokasi bakaran sampah. Sebagian warga kemudian melaporkan peristiwa itu ke Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok.

Tempat pembuangan sampah yang menimbulkan api dan nyaris membesar, sempat membuat warga Jalan Mandor Samin, RT 3/6, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, panik
Tempat pembuangan sampah yang menimbulkan api dan nyaris membesar, sempat membuat warga Jalan Mandor Samin, RT 3/6, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong, Kota Depok, panik (WARTA KOTA/BUDI SAM LAW MALAU)

"Dari sore sekitar magrib, memang tumpukan sampah di sana dibakar warga. Namun apinya justru membesar dan makin tak terkendali malamnya. Akhirnya Pak Madih manggil petugas pemadam untuk madamin api," kata Suyono, warga sekitar, Kamis (11/1/2018).

Tak lama, kata dia, petugas pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran dan penyelamatan Kota Depok datang dengan satu mobil pemadam.

"Sekali semprot sama petugas, akhirnya api berhasil dipadamkan. Yang penting, api enggak merembet ke rumah warga," ujarnya.

Baca: Korsleting Listrik Hanguskan Bengkel Kusen di Beji Depok

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Yayan Aryanto memastikan bahwa api yang sempat membesar di sana karena tabunan sampah atau bakaran sampah milik warga.

"Kami turunkan satu mobil pemadam dengan empat personel, begitu menerima laporan warga. Dalam hitungan menit api berhasil kami padamkan," ucap Yayan.

Ia mengimbau warga berhati-hati jika membakar sampah. Idealnya, kata Yayan, sampah tidak dibakar, tapi diangkut oleh petugas kebersihan.

"Cukup rawan membakar sampah, lalu membiarkannya, karena potensi api membesar akan selalu ada," cetus Yayan. (*)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved