WartaKota/

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Meyakini Ada Nama yang Lebih Besar di Kasus Korupsi KTP Elektronk

Kamis (11/1/2018) hari ini persidangan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.

Setya Novanto Meyakini Ada Nama yang Lebih Besar di Kasus Korupsi KTP Elektronk
Warta Kota/Yosia Margaretha
Kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017). 

WARTA KOTA, KEMAYORAN - Kamis (11/1/2018) hari ini persidangan kasus korupsi e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.

Sebelumnya dikabarkan Setya Novanto akan mengajukan diri menjadi justice collaborator. Setya Novanto meyakini ada pelaku utama yang lebih besar dari dirinya di kasus tersebut.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukum Novanto, Firman Wijaya, ketika ditemui awak media di Pengadilan Tipikor.

Baca: Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, KPK: Setya Novanto Harus Mengakui Perbuatannya Dulu

"Ya nama besar, saya tidak tahu yang dimaksud punya status sosial atau pengaruh tertentu, kita lihat saja nanti. Proses akan membuktikan," ujar Firman Wijaya.

"Tapi yang jelas saya melihat peran Pak Nov tidak dalam posisi yang sangat berpengaruh dalam ini. Karena tadi saya katakan soal penganggaran, perencanaannya sudah dirancang jauh. Dan itu ada lembaganya, ada instansinya. Kita lihat siapa inisiator proyek e-KTP ini," sambungnya.

Firman Wijaya pun membenarkan bahwa ada aktor yang memiliki kedudukan yang lebih tinggi, yang menjadi inisiator dalam proyek e-KTP ini.

"Ya, tentu kan. Kalau bicara program e-KTP, kita akan buktikan siapa sebenarnya inisiator program e-KTP sendiri," kata Firman. (*)

Penulis: Yosia Margaretha
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help