WartaKota/

Korupsi KTP Elektronik

Setya Novanto Ingin Jadi Justice Collaborator, Banyak Politisi Bakal Jadi Korban?

Terdakwa kasus dugaan korupsi pegadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis e-KTP Setya Novanto telah mengajukan permohonan sebagai justice collaborator.

Setya Novanto Ingin Jadi Justice Collaborator, Banyak Politisi Bakal Jadi Korban?
Warta Kota/Yosia Margaretha
Kuasa hukum Setya Novanto, Firman Wijaya, usai persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2017). 

WARTAKOTA, PALMERAH-- Terdakwa kasus dugaan korupsi pegadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik ( e-KTP) Setya Novanto telah mengajukan permohonan sebagai justice collaborator.

Novanto bersedia menjadi saksi pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum.

Lantas, siapa aktor besar lain yang ingin diungkap oleh mantan Ketua DPR RI itu?

Pengacara Novanto, Firman Wijaya mengatakan, permohonan sebagai justice  collaborator ini sekaligus menunjukkan sikap bahwa Novanto bukanlah satu-satunya pelaku yang paling berpengaruh dalam korupsi pengadaan e-KTP.

"Saya katakan, soal penganggaran, perencanaan sudah dirancang jauh, dan itu ada lembaganya, ada instansinya. Kita lihat siapa inisiator proyek e-KTP ini," kata Firman di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (11/1/2018). 

Baca: Bantah Booking Satu Lantai VIP untuk Setya Novanto, Fredrich Yunadi: Itu Fitnah, Gila!

Baca: Setya Novanto Meyakini Ada Nama yang Lebih Besar di Kasus Korupsi KTP Elektronk

Firman mengatakan, siapa sebenarnya aktor yang juga berperan dalam korupsi e-KTP akan terungkap dalam perjalanan sidang Setya Novanto.

Misalnya, siapa sebenarnya yang paling berpengaruh dalam proses penganggaran.

Kemudian, hal-hal yang menyangkut kebijakan pada pihak eksekutif dan legislatif. Termasuk, menurut Firman, mengungkap sejauh mana peran Novanto dalam pembahasan anggaran.

Halaman
12
Editor: Suprapto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help