Polisi Grebek Toko Kosmetik Penjual Pil Eximer di Bekasi

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan 13 bungkus plastik berisi 13.000 butir pil eximer dan 16 bungkus plastik berisi 74 butir pil Tramadol.

Polisi Grebek Toko Kosmetik Penjual Pil Eximer di Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Kapolsek Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi (tengah) sedang menunjukkan barang bukti berupa 13.000 pil Eximer di kantornya, Kamis (11/1) siang. Tersangka, AM (23) mengaku telah menjual pil keras itu sejak lima bulan dan memperoleh keuntungan hingga Rp 5 juta sebulan. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sebuah toko kosmetik di Kampung Bulak Asri RT 04/23, Kelurahan Telukpucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi digrebek polisi, Selasa (9/1) malam.

Toko itu digrebek karena menjual pil eximer secara bebas tanpa resep dokter ke masyarakat.

Kapolsek Bekasi Utara Komisaris Dedi Nurhadi mengatakan, dalam penggerebekan itu polisi mengamankan pengelola toko berinisial AM (23).

Kepada polisi, AM mengaku menjual pil penenang ke masyarakat sejak lima bulan lalu.

"Penjualan obat ini harus dengan resep dokter karena rawan disalahgunakan," ujar Dedi di Mapolsek Bekasi Utara, Jalan Perum Prima Harapan Regency, pada Kamis (11/1).

Dedi mengatakan, polisi masih memburu Herman yang berperan sebagai pemasok obat keras tersebut.

Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan 13 bungkus plastik berisi 13.000 butir pil eximer dan 16 bungkus plastik berisi 74 butir pil Tramadol.

"Seluruh pil itu kita amankan sebagai barang bukti untuk menjerat tersangka," kata Dedi.

Dedi mengatakan, satu paket pil eximer sebanyak empat butir dijual tersangka sebesar Rp 10.000.

Dalam sebulan, kata dia, AM bisa mengeruk keuntungan hingga Rp 5 juta.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help