Kasus Asusila

Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Jakarta Timur

Aksi tindakan pelecehan seksual terhadap anak sekolah kembali meresahkan warga di Jakarta Timur.

Pelecehan Seksual Terhadap Anak Kembali Terjadi di Jakarta Timur
Indian Express
Ilustrasi pelecehan seksual. 

WARTA KOTA, PASAR REBO - Aksi tindakan pelecehan seksual terhadap anak sekolah kembali meresahkan warga di Jakarta Timur.

Kalo ini korbannya adalah anak sekolah yang masih duduk di bangku SMP. Pelakunya tak lain adalah gurunya sendiri.

Atas informasi tersebut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) langsung mengecek kebenaran tersebut, pasalnya informasi yang didapat bahwa korbanya terdapat 35 orang yang dilakukan disebuah sekolah di wilayah Pasar Rebo Jakarta Timur.

"Saya datang ke polsek Pasar Rebo, ini informasi yang didapat ada dugaan pelecehan seksual anak di salah satu SMP Negeri di Pasar Rebo ini. Awalnya datanya ada 35 anak. Setelah saya berkoordinasi dengan Kapolsek ada 3 anak yang saat ini telah melapor," kata Komisioner KPAI, Jasra Putra saat ditemui di Polsek Pasar Rebo, Kamis (11/1/2018).

Dikatakan Jasra, atas perilaku predator anak yang sangat meresahkan ini, tentunya KPAI akan mencoba menelusuri dan mendatangi sekolah. Menurut Jasra Pelaku ini sebenarnya akan menerima pengangkatan sebagai PNS.

"Tadi saya sudah berkoordinasi dengan Kapolsek bahwa besok akan mendatangi sekolah dan bertemu dengan kepala sekolah. Guru ini sudah lama mengajar dan akan diangkat menjadi PNS. Dan dia pindahan dari salah satu sekolah dari SD awalnya sekarang ke SMP," katanya.

Selain itu pihaknya juga meminta apart kepolisian segera bertindak cepat untuk menangani kasus ini. Sementara itu pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial terkait perlindungan korban dengan rehabilitasi korban.

"Ketiga kita tadi juga sudah berkoordinasi dengan kapolsek untuk penangan secepatnya. Disamping itu saya juga sudah berkoordinasi oleh kementrian sosial untuk melakukan pendampingan korban. Korban harus direhap karena apa yang dilakukan pelaku adalah kejahatan yang luar biasa. Walau kita tahu bahwa peristiwa seperti ini tidak akan hilang seratus persen," katanya.

Sementara itu Kapolsek Pasar Rebo, Kompol Joko Waluyo membenarkan kejadian tersebut dan saat ini pelaku sudah diamankan.

Ia mengetahui kejadian tersebut ketika ada laporan yang masuk dari korban sejak tanggal 23 Desember 2017. Sementara itu AK (32) pelaku ditangkap 27 Desember 2017.

"Pelaku sudah ditangkap saat ini sedang dirawat dirumah sakit, karena pelaku mengeluhkan sakit ginjal," kata Kompol Joko.

Dikatakan Joko bahwa pihaknya saat ini masih dalam pengembangan untuk mengetahui jumlah korban lainya. Pasalnya saat korban mengeluhkan sakit dan dirawat di Rumah Sakit, keterangan yang disampaikan pelaku belum lengkap.

"Saat ini dalam pengembangan untuk mengetahui korban lainnya. Nanti saya akan korek sebesar-besarnya. Begitu kita tahan dia sakit jadi belum kita ambil keterangan mendetail. Korbanya laki-laki kelas 7 dan 8," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved