WartaKota/
Home »

News

» Jakarta

Kembali Dilaporkan ke Polisi, Sandiaga Uno: Berarti Ini yang Keenam

Dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan lahan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno enggan menanggapi lebih lanjut.

Kembali Dilaporkan ke Polisi, Sandiaga Uno: Berarti Ini yang Keenam
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Professor Agus Suradika saat bermusik bersama Wagub Sandiaga Uno menyanyikan lagu Koes Plus, beberapa waktu lalu. 

WARTA KOTA, KRAMAT JATI - Dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan lahan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno enggan menanggapi lebih lanjut.

Ia mengaku hanya ingin fokus bekerja menata ibu kota bersama Gubernur DKI Anies Baswedan.

"Ini (pelaporan) yang keenam berarti, kami fokus bekerja saja," ujar Sandiaga, di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (11/1/2018).

Baca: Menteri Perhubungan Prihatin Pilot Lion Air Terjerat Narkoba Lagi

Sandiaga pun menuruti saran tim hukumnya untuk tidak banyak berkomentar.

"Tim hukum (menyarankan saya) enggak berkomentar," kata Sandiaga.

Sebelumnya, politikus Partai Gerindra itu kembali dilaporkan dengan kasus serupa, yakni dugaan penggelapan lahan.

Baca: Rp 100 Ribu Dianggap Terlalu Mahal, Harga Tiket Kereta Bandara Bakal Diturunkan

Tidak hanya dirinya yang dilaporkan, namun juga Andreas Tjahjadi yang merupakan rekan bisnisnya. Pelapor pun masih orang yang sama, yakni Fransiska Kumalawati, yang pernah melaporkan Sandiaga dan Andreas pada Maret 2017 lalu.

Status Andreas pun telah menjadi tersangka, sedangkan Sandiaga disebt tidak memiliki keterlibatan dalam kasus tersebut.

Fransiska melaporkan Sandiaga pada 8 Januari 2018. Sandiaga dan Andreas diketahui merupakan pemilik saham dari PT Japirex.

Kasus dugaan penggelapan lahan itu berawal saat keduanya diduga telah menjual tanah seluas 3 ribu meter persegi, di kawasan Curug, Tangerang. (Fitri Wulandari)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help