Ini Fokus Pembangunan Kota Depok di 2018

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menuturkan ada beberapa hal serta kegiatan, yang akan menjadi fokus pihaknya dalam pembangunan Kota Depok

Ini Fokus Pembangunan Kota Depok di 2018
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna saat membuka Sosialisasi Pembangunan Kota Depok 2018, di Bumi Wiyata, Depok, Kamis (11/1/2018). 

WARTA KOTA, DEPOK -- Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menuturkan ada beberapa hal serta kegiatan, yang akan menjadi fokus pihaknya dalam pembangunan Kota Depok pada 2018 mendatang dan tertuang dalam rencana pembangunan 2018.

Rencana pembangunan tersebut kata Pradi merupakan rencana kerja perangkat daerah tahun 2018 yang lokasi pelaksanaannya berada pada lingkungan kecamatan dan kelurahan.

"Kegiatan tahun 2018 ini merupakan hasil proses panjang perencanaan dan penganggaran dari sisi teknokratik, politik dalam kerangka pokok-pokok pikiran DPRD, partisipatif dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan yang terangkum dalam Musrenbang," kata Pradi saat membuka acara Sosialisasi Pembangunan Kota Depok 2018 si Bumi Wiyata, Depok, Kamis (11/1/2018).

Acara ini digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Depok dengan dihadiri jajaran pejabat Pemkot Depok serta para stakeholders.

Pradi mengatakan rencana kegiatan yang sudah disusun rersebut telah melalui proses pembahasan bersama secara bertahap. "Mulai dari musrenbang kelurahan dan kecamatan, forum perangkat daerah, musrenbang kota serta pembahasan di DPRD dengan tujuan utama mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok," katanya.

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018, menurut Pradi, antara lain adalah pengadaan lahan RSUD baru untuk wilayah timur, pembangunan Puskesmas 24 jam dan perawatan, pelayanan Puskesmas 24 jam di 11 kecamatan. Kemudian pengadaan puskesmas rawat inap di 5 (lima) kecamatan dan Puskesmas poned di 3 (tiga) kecamatan.

"Lalu peningkatan pelayanan pendidikan, antara lain pembangunan ruang kelas baru dan pembangunan sekolah baru untuk tingkat SMP, fasilitas pembelajaran seperti alat penunjang pembelajaran berbasis teknologi informasi, biaya operasional sekolah, beasiswa pendidikan dan rawan dropout, peningkatan kesejahteraan bagi guru swasta dan honorer di sekolah negeri," katanya.

"Juga pembangunan alun-alun kota tahap pertama, pembangunan jalan dan drainase, pembangunan taman terpadu di kelurahan, serta pengelolaan persampahan, baik pada sektor rumah tangga maupun TPA," tambah dia.

Selain itu kata dia akan diadakannya pelatihan yang berbasis usulan kebutuhan masyarakat kelurahan ditambah pembangunan rumah tidak layak huni dan Posyandu.

"Serta insentif bagi kader, RT, RW dan LPM dan semoga pada periode berikutnya nilainya dapat bertambah yang disesuaikan dengan kemampuan anggaran Kota Depok," katanya.

Berbagai kegiatan tersebut kata Pradi merupakan tanggung jawab bersama, baik perangkat daerah maupun LPM dan masyarakat sehingga pada pelaksanaannya dapat berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan.

Ia menjelaskan sosialisasi pembangunan ini merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam rangka menjaga keterbukaan informasi publik dan implementasi rencana kerja tahun 2018 yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 20 Tahun 2017 tentang APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2018.

"APBD Kota Depok Tahun 2018 sendiri terdiri dari struktur pendapatan sebesar Rp. 2,437 triliun, belanja daerah sebesar Rp. 2,870 triliun dengan rincian belanja langsung Rp. 1,759 triliun dan belanja tidak langsung Rp. 1,115 triliun yang digunakan untuk belanja pegawai, hibah, bantuan sosial dan lainnya," kata dia.

Sosialisasi pembangunan ini tambah Pradi, juga merupakan rangkaian awal pelaksanaan kegiatan tahun 2018 yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2016-2021 yang memiliki visi Kota Depok yang Unggul, Nyaman dan Religius.

"Dengan 3 program unggulan yaitu Depok Kota Sehat, Depok Kota Bersih dan Depok Kota Ramah Keluarga," katanya.

Kegiatan pembangunan Kota Depok Tahun 2018 ini katanya merupakan penjabaran dari RKPD tahun 2018 yang mengacu pada (14) empat belas prioritas pembangunan.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved