Wacana Ganjil-Genap Sepeda Motor di Jalan MH Thamrin Tuai Kontroversi

"Pemerintah itu ada-ada aja ya, cari-cari celah supaya motor gak boleh lewat Thamrin," kata Rezha.

Wacana Ganjil-Genap Sepeda Motor di Jalan MH Thamrin Tuai Kontroversi
WARTA KOTA/HAMDI PUTRA
Pengendara sepeda motor mulai berani melintasi Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (10/1/2018). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Hamdi Putra

WARTA KOTA, THAMRIN -- Munculnya wacana pemberlakuan ganjil-genap bagi sepeda motor di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat menuai kontroversi di kalangan pemotor.

Banyak pemotor yang menentang atau tidak setuju dengan wacana tersebut, namun juga tidak sedikit mereka yang setuju.

Pemotor yang tidak setuju menganggap pemerintah selalu mencari cara untuk mendiskriminasikan para pengendara sepeda motor.

Demikian yang dikatakan Rezha, pemotor yang ditemui Warta Kota di dekat Sarinah pada Rabu (10/1/2018) sore.

"Pemerintah itu ada-ada aja ya, cari-cari celah supaya motor gak boleh lewat Thamrin," kata Rezha.

Aang, pemotor lainnya juga sangat tidak setuju dengan wacana yang beredar. Menurutnya, kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah selalu menyulitkan para pemotor.

"Nggak setuju banget. Kenapa kita pemotor selalu dipersulit oleh pemerintah? Padahal kita kan bayar pajak juga," kata Aang dengan kecewa.

Tidak hanya itu, driver ojek online alias Ojol juga menanggapi dengan tidak setuju.

"Wadduh, kalo ganjil genap motor jangan. Harus punya dua motor dong," kata Rizal.

Halaman
123
Penulis: Hamdi Putra
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help