Ok Otrip di Lebak Bulus Bakal Diujicoba Selama Tiga Bulan

Sebanyak 16 angkutan umum akan menjadi pioneer diberlakukannya Ok Otrip di kawasan itu selama tiga bulan ke depan.

Ok Otrip di Lebak Bulus Bakal Diujicoba Selama Tiga Bulan
Warta Kota/Feryanto Hadi
Sejumlah orang mengikuti sosialisasi program OK Otrip di Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (10/1). 

WARTA KOTA, CILANDAK — Meskipun menuai banyak kritikan karena dinilai terburu-buru, Pemerintah Provinsi DKI  Jakarta di bawah kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno optimistis program One Karcis One Trip atau Ok Otrip bakal menjadi solusi pembenahan sistem transportasi di Jakarta.

Sosialisasi pun gencar dilakukan di sejumlah wilayah di Jakarta, seperti di wilayah Jakarta Selatan yang dipusatkan di wilayah Pondok Labu-Lebak Bulus yang melengkapi tiga lokasi lain yakni di kawasan Jelambar, Jakarta Barat, kawasan Warakas di Jakarta Timur dan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Ratusan orang dari kalangan masyarakat pada Rabu (10/1) mendapat berbagai penjelasan terkait pemberlakukan Ok Otrip di Kantor Kelurahan Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Kepala Seksi Bidang Angkutan Jalan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta Fajar Nugrahaini mengatakan, kawasan Pondok Labu dan Lebak Bulus dipilih dalam ujicoba kali ini karena sebelumnya banyak pelanggaran yang terjadi, seperti maraknya angkutan non DKI Jakarta yang beroperasi secara ilegal.

“Sekaligus kami akan atur kembali sistem transportasi di sini dan mengintegrasikannya. Kami menemukan banyak pelanggaran terkait angkot yang menyalahi trayek. Kami sudah melakukan tindakan tegas,” kata Fajar di Kantor Kelurahan Pondok Labu.

Fajar menambahkan, sebanyak 16 angkutan umum akan menjadi pioneer diberlakukannya Ok Otrip di kawasan itu selama tiga bulan ke depan.

Sebelumnya, Fajar mengaku pihaknya melakukan rerouting atau restrukturisasi trayek pada jalur-jalur strategis yang menghubungkan permukiman penduduk dengan pusat-pusat keramaian.

“Kami membuka jalur baru dengan penambahan lokasi-lokasi yang sebelumnya belum terakses angkutan umum,” ujarnya.

Ia memastikan dengan 16 armada itu akan tetap bisa memenuhi headway standar TransJakarta yakni tidak lebih dari 7 menit.

Sedangkan untuk naik atau turun penumpang dalam program ini, hanya bisa dilakukan di shelter yang telah ditentukan.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved