Dua Pelaku Penusukan Dwiko dengan Besi Pencacah Es Dibekuk, Satu Orang Buron

Mobil yang digunakan pelaku saat kejadian kata Roni teridentifikasi berupa mobil pikap Suzuki warna hitam dengan Nopol F 8357 HA.

Dua Pelaku Penusukan Dwiko dengan Besi Pencacah Es Dibekuk, Satu Orang Buron
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Korban penusukan di Pancoran Mas, Depok, saat berada dalam perawatan di RS Fatmawati, Jakarta Selatan. 

WARTA KOTA, DEPOK -- Kepolisian Sektor (Polsek) Pancoran Mas akhirnya membekuk dua dari tiga pelaku penganiayaan dan penusukan terhadap pengendara motor, Dwiko Pandiangan (52), dengan besi pencacah es, di Jalan Nusantara, Depok, atau tepatnya di simpang Sengon, Minggu (7/1/2018) siang sekira pukul 11.00.

Saat kejadian, Dwiko ditusuk besi pencacah es oleh pelaku yang mengendarai dan menumpang mobil pikap warna gelap.

Kedua pelaku yang dibekuk adalah AD (19) dan WO (20) yang tercatat sebagai warga Lampung Tengah. Sementara satu pelaku lainnya RO, masih buron dan dalam pengejaran polisi.

Kapolsek Pancoran Mas Komisaris Roni Wowor, kedua pelaku dibekuk pihaknya pada Selasa (9/1/2017) malam.

"Setelah mendapatkan rekaman dari CCTV di sekitar simpang Sengon, serta menggetahui ciri ciri mobil dan nomor polisinya, anggota buser kami melakukan pencarian atas kendaraan tersebut," kata Roni, Rabu (10/1/2018).

Mobil yang digunakan pelaku saat kejadian kata Roni teridentifikasi berupa mobil pikap Suzuki warna hitam dengan Nopol F 8357 HA.

"Lalu pada Selasa malam, kendaraan tersebut melintas kembali di Jalan Nusantara, tepatnya di lampu merah sengon Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas Depok. Kemudian team buser kami memberhentikan kendaraan tersebut," kata Roni.

Di dalam kendaraan kata dia, terdapat tiga penumpanh sekaligus sopir.

"Mereka kami amankan dan kami lakukan interogasi. Dalam interogasi, dua orang terbukti dan mengaku terlibat dalam kejadian penganiayaan serta l
penusukan terhadap Dwiko. Sementara yang satu lagi tidak," kata Roni.

Dari keterangan kedua orang tersebut yaknk AD dan WO, diketahui saat kejadian penganiayaan dan penusukan terjadi mereka bersama satu rekan mereka lainnya RO yang saat itu tidak bekerja.

Halaman
123
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved