Bidik Generasi Milenial, Commonwealth Bank Permudah Layanan

Dengan perkembangan teknologi, anak muda juga bisa memulai investasi. Bahkan tidak perlu besar, Rp 100.000 pun sudah bisa berinvestasi.

Bidik Generasi Milenial, Commonwealth Bank Permudah Layanan
Istimewa
COMMONWEALTH Bank 

WARTA KOTA, KUNINGAN --- Kondisi perekonomian di tahun 2018 diprediksi akan membaik dengan diikuti membaiknya tingkat konsumsi masyarakat. Momentum perekonomian yang membaik ini juga dijadikan peluang untuk berinvestasi.

Kondisi tersebut menuntut industri keuangan untuk melakukan penyesuaian dengan pola investasi masyarakat.

Bank Commonwealth berkomitmen mendampingi nasabah dalam meningkatkan kesejahteraan finansialnya melalui perbankan digital. Nasabah yang dibidik adalah yang melek digital atau biasa disebut technology savvy. Generasi milenial dianggap masuk dalam kriteria ini. Terlebih populasi generasi milenial di Indonesia cukup besar, mencapai 34 persen.

Head of Wealth Management and Retail Digital Business Bank Commonwealth Ivan Jaya mengatakan, dalam merespon kebutuhan investasi nasabah di era ekonomi digital, Bank Commonwealth berkomitmen mendampingi nasabah dalam meningkatkan kesejahteraan finansialnya melalui perbankan digital salah satunya dengan Dynamic Model Portofolio yang merupakan benefit dari Premier Banking. Dynamic Model Portfolio merupakan sebuah konsep investasi yang tidak hanya fokus pada perpaduan kelas aset berdasarkan profil risiko Nasabah, namun juga berdasarkan risiko pasar.

“Kami mengambil pendekatan portofolio yang menyeluruh dengan berbagai solusi dan produk yang dirancang sesuai tujuan finansial,” jelas Ivan kepada wartawan di acara media briefing dengan tema 'Macro Economic Outlook & Investment Strategy 2018' di Kantor Commonwealth WTC 6, Rabu (10/1/2018).

Ia menjelaskan, Dynamic Model Portfolio akan mengumpulkan berbagai informasi pasar, memilah mana yang paling relevan untuk setiap nasabah berdasarkan profil risiko dan tujuan investasi mereka, kemudian memberikan saran terkait penempatan portofolio aset-nya.

”Nasabah pun dapat menggerakkan asetnya secara dinamis, tidak harus sama dengan proporsi investasi yang ditentukan di awaI. Melalui Dynamic Model Portfolio, kami ingin meIayani Nasabah kami dengan layanan wealth management yang mampu membantu mereka memahami realita pasar yang dinamis daripada hanya statis terpaku pada teori semata," kata Ivan.

Mulai Rp 100.000

Dengan perkembangan teknologi, anak muda juga bisa memulai investasi. Bahkan tidak perlu besar, Rp 100.000 pun sudah bisa berinvestasi. Apalagi saat ini Indonesia memiliki bonus demografi dimana jumlah masyarakat berusia muda (generasi milenial) dengan rentang usia antara 21 tahun 4O tahun, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), mendominasi populasi penduduk Indonesia dengan jumlah mencapai 34 persen dari total populasi penduduk Indonesia.

Generasi dengan kreativitas tinggi, percaya diri, penuh energi dan terkoneksi dengan teknologi digital ini merupakan early adopter produk-produk keuangan dan investasi yang mulai menata kehidupan masa depannya.

Halaman
12
Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help