Warga Bogor Klaim Derita Gangguan Pernapasan Akibat Terkontaminasi Polusi Pabrik Bekasi

"Penyakit asma anak saya, Muhammad Atar Tirtana (15) lebih sering kambuh akibat polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik ini," ujar Tirtana

Warga Bogor Klaim Derita Gangguan Pernapasan Akibat Terkontaminasi Polusi Pabrik Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Lima warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor menderita gangguan pernapasan akibat terkontaminasi polusi dari pabrik PT Millenium Laundry.

Perusahaan yang bergerak di bidang jasa pencucian bahan jeans di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi ini langsung menghentikan produksinya pada Selasa (9/1).

"Penyakit asma anak saya, Muhammad Atar Tirtana (15) lebih sering kambuh akibat polusi udara yang dihasilkan oleh pabrik ini," ujar Tirtana pada Selasa (9/1).

Tirtana mengatakan, asap hitam pekat yang dihasilkan perusahaan itu keluar dari corong cerobong pabrik hasil pengeringan bahan jeans.

Warnanya sangat pekat karena bahan baku pengeringannya menggunakan batu bara.

"Asap itu keluar dan mengarah ke permukiman warga. Ada lima orang termasuk anak saya yang mengalami gangguan pernapasan," kata Tirtana.

Menurut dia, kejadian ini sudah dirasakan warga sejak empat tahun terakhir.

Warga sudah melapor ke pemerintah daerah setempat untuk mengeceknya.

Alhasil, pabrik ini disegel pemerintah pada 2017 lalu.

"Meski disegel, mereka tetap beroperasi. Ini sebetulnya menyalahi aturan," ujarnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved