WartaKota/

Pabrik di Bekasi Nyaris Digeruduk Warga Bogor

Massa dari Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Bogor ini kesal, karena PT ML terbukti mencemarkan lingkungan setempat.

Pabrik di Bekasi Nyaris Digeruduk Warga Bogor
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan. 

WARTA KOTA, BEKASI -- Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pencucian jeans di Jalan Pangkalan III RT 05/01, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, nyaris digeruduk massa pada Senin (8/1) pukul 22.00.

Massa dari Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kabupaten Bogor ini kesal, karena PT Millenium Laundry (ML) terbukti mencemarkan lingkungan setempat.

Salah satu tokoh masyarakat perumahan setempat, Puarman (49) mengaku, warga sudah geram dengan ulah perusahaan tersebut.

Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan.
Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Meski sudah disegel Pemerintah Kota Bekasi tahun 2017 lalu, mereka tetap nekat beroperasi dengan alasan memiliki tanggungan terhadap 40 karyawan.

"Warga hampir mendatangi pabrik, tapi sudah diimbau oleh Polsek Bantargebang sehingga aksi kami batalkan," kata Puarman di PT ML pada Selasa (9/1).

Puarman mengatakan, ada tiga jenis polusi yang dihasilkan pabrik ML saat beroperasi.

Pertama polusi udara dari sistem pengeringan bahan jeans yang menggunakan bahan baku batu bara.

Kedua, polusi suara yang dihasilkan dari sistem pencucian dan pengeringan bahan jeans.

Terakhir, polusi ketiga dari air limbah hasil pencucian bahan jeans yang dibuang ke Kali Bekasi, namun tidak sesuai dengan baku mutu air.

Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan.
Sebanyak 12 warga Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor mendatangi pabrik PT Millenium Laundry di Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (9/1) pagi. Kedatangan warga yang dikawal Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi dan Polsek Bantargebang ini meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan produksi karena mencemarkan lingkungan. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

"Pabrik ini pun disegel karena tidak memiliki izin dan posisinya menyalahi aturan garis sempadan sungai (GSS)," ujar Puarman.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help