Home »

Depok

Mulai Februari, Motor dan Angkot Wajib Masuk Jalur Lambat di Jalan Margonda Depok

Polresta dan Dishub Depok kembali melakukan sosialisasi mengenai kewajiban bagi pemotor dan pengemudi angkot untuk melintas di jalur lambat.

Mulai Februari, Motor dan Angkot Wajib Masuk Jalur Lambat di Jalan Margonda Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sosialisasi jalur lambat bagi angkot dan motor di Jalan Margonda Depok oleh Satlantas Polresta Depok dan Dishub Depok, Selasa (9/1/2018). 

WARTA KOTA, DEPOK - Satlantas Polresta Depok bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok kembali melakukan sosialisasi mengenai kewajiban bagi pemotor dan pengemudi angkutan kota (angkot) untuk melintas di jalur lambat di sepanjang Jalan Margonda Raya, Depok, Selasa (9/1/2018).

Sosialisasi dilakukan dengan cara beberapa petugas polisi dan Dishub Depok membentangkan spanduk bertuliskan 'angkot dan motor masuk jalur lambat' di sejumlah titik perlintasan jalur cepat dan jalur lambat di Jalan Margonda Raya, Depok.

Kasatlantas Polresta Depok Komisaris Sutomo menuturkan sosialisasi ini dilakukan agar nantinya semua masyarakat memahami dan mengerti bahwa pengendara sepeda motor dan pengemudi angkot, wajib masuk ke jalur lambat saat melintas di Jalan Margonda.

"Sosialisasi kami lakukan sebelum penerapannya dilapangan benar-benar dilakukan nantinya, sejak awal Februari nanti. Nantinya saat diterapkan awal Februari ini, maka pengendara motor dan pengemudi angkot yang tidak masuk ke jalur lambat di Jalan Margonda, akan kami tindak dengan tilang," kata Sutomo.

Ia mengatakan karena akan diterapkan sejak Februari mendatang, maka sosialisasi akan gencar dilakukan pihaknya sampai akhir Januari ini.

"Selain itu semua rambu lalu lintas penanda dan penunjuk, dimana mesti masuk ke jalur lambat dan dimana boleh masuk ke jalur lancar atau jalur cepat di Jalan Margonda ini, bagi pemotor dan angkot sudah terpasang dengan baik oleh Dishub Depok," papar Sutomo.

Dengan kebijakan ini kata Sutomo diharapkan dapat menekan kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Margonda di jam-jam sibuk yakni pada pagi dan sore hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Gandar Budiana menuturkan sosialisasi seperti ini di Jalan Margonda sudah cukup sering dilakukan pihaknya bersama Satlantas Polresta Depok sejak April Januari 2017 lalu.

"Jadi kami harap sampai akhir Januari semuanua sudah tahu bahwa motor dan angkot wajin masuk ke jalur lambat," kata Gandara.

Sehingga nantinya jika ada pemotor atau angkot yang tidak masuk ke jalur lambat, maka nantinya petugas akan melakukan penilangan.

Ia mengatakan cara ini dilakukan untuk memaksimalkan penggunaan jalur lambat di Jalan Raya Margonda.

Tujuannya kata dia selain mengurangi antrean kendaraan atau bahkan kemacetan, diharapka hal ini menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jalan Margonda.

"Jadi akan lebih aman bagi pemotor yang melintas di Jalan Margonda," kara Gandara.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help