Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bekasi Terus Naik

Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi cenderung mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir.

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Bekasi Terus Naik
Kompas.com
Aksi kekerasan terhadap pelajar terjadi di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. DAN (12), pelajar kelas V Sekolah Dasar Trisula Perwari Bukittinggi, menjadi korban pemukulan rekan-rekan satu kelasnya saat jam pelajaran berlangsung. 

WARTA KOTA, BEKASI - Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Bekasi cenderung mengalami peningkatan sejak tiga tahun terakhir.

Pada tahun 2015 lalu, kekerasan anak di Kota Bekasi mencapai 100 kasus dan naik di tahun 2016 menjadi 127 kasus.

Bahkan di tahun 2017 lalu jumlah kekerasan anak berada di puncaknya, yakni 198 kasus.

Kepala Seksi Perlindungan Anak pada Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, H Mini mengatakan, kasus kekerasan terhadap anak yang paling menonjol adalah kekerasan seksual.

Berdasarkan catatannya, jumlah kekerasan seksual anak di Kota Bekasi pada 2015 mencapai 59 kasus.

Pada 2016 naik menjadi 77 kasus, bahkan di tahun 2017 menjadi 104 kasus. Jumlah ini diproyeksikan lebih rendah dari angka sesungguhnya, karena ada beberapa orang tua yang tidak melapor ke petugas dengan alasan malu.

Menurut dia, kebanyakan kasus kekerasan yang dialami anak adalah pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang dewasa.

Biasanya, anak-anak yang menjadi korban dari kekerasan ini berusia 12-16 tahun.

“Anak-anak menjadi korban kekerasan atas perilaku orang dewasa yang memiliki kelainan seks," kata Mini di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Senin (8/1/2018).

Mini menilai, teknologi gawai yang kian mumpuni menjadi faktor utama penyebab penyimpangan perilaku ini.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help