DPRD DKI Nilai Proyek Jalan Inspeksi Era Ahok Cuma Proyek 'Mainan'

Jalan inspeksi yang sebagian besar dibangun menggunakan dana kontribusi pengembang pulau G kini tak berlanjut.

DPRD DKI Nilai Proyek Jalan Inspeksi Era Ahok Cuma Proyek 'Mainan'
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Salah satu ruas turap di Kali Apuran yang dibuat dari batu. Padahal pengembang Agung Podomoro Land menggelontorkan dana sebesar Rp 108 milliar untuk pembuatan turap dan jalan inspeksi disana.(Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Theo Yonathan Simon Laturiuw

WARTA KOTA, GAMBIR - DPRD DKI menilai sejumlah proyek jalan inspeksi di era Ahok cuma proyek 'mainan'.

Jalan inspeksi yang sebagian besar dibangun menggunakan dana kontribusi pengembang Pulau G kini tak berlanjut serta tak sesuai dengan rencana Pemprov DKI.

Contohnya Jalan Inspeksi Kali Mookevart, Jalan Inspeksi Anak Kali Ciliwung, Jalan Inspeksi Kali Apuran, Jalan Inspeksi Kali Sekretaris, dan jalan Inspeksi Kali Grogol.

Proyek-proyek itu tak ada yang rampung, serta tak ada perencanaan pula untuk diteruskan. Semuanya hanya sepotong-sepotong.

Dinas Sumber Daya Air Pemprov DKI tak memiliki rencana untuk meneruskan pembebasan lahan di sepanjang kali-kali tersebut.

Seperti proyek jalan inspeksi kali sekretaris yang menggunakan dana kontribusi pengembang pulau G, ruas yang berada di lokasi Kampung Gili Sampeng saja tak rampung.

Bahkan jalan inspeksi kali sekretaris di kampung gili sampeng gagal tembus.

Begitu juga di Kali Mookevart, jalan inspeksi disana baru rampung tak sampai 1 kilometer di kawasan Kedaung Kaliangke.

Proyek tak berlanjut karena banyak lahan lain di pinggir kali tertutup tanah milik perusahaan bahkan rumah pompa milik Pemprov DKI.

Halaman
12
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help