Home »

News

» Jakarta

Bandar Narkoba yang Pukuli Anggota Polisi Ditembak Mati

Atas dasar tersebutlah polisi melakukan tindakan tegas terukur dengan timah panas tepat dibagian dada pelaku.

Bandar Narkoba yang Pukuli Anggota Polisi Ditembak Mati
Warta Kota/Joko Supriyanto
Polisi menggelar konferensi pers penangkapan suami isteri bandar narkoba yang kerap melawan petugas saat akan ditangkap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Minggu (7/1/2018). 

WARTA KOTA, KRAMATJATI - Risiko besar selalu mengikuti tugas polisi di lapangan.

Seperti yang dialami oleh Brigadir Rizal Taufik, anggota polisi yang menderita luka-luka dipukuli bandar narkoba saat melakukan penangkapan jaringan narkotika.

Ia mengalami luka yang cukup serius hingga mengalami pendarahan hingga saat ini masih dalam perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi ketika pihaknya melakukan pengungkapan tindak pidana narkotika di rel kereta api Kampung Janis Bandengan Selatan Jakarta Utara pada Jumat 5 Januari 2018.

Disaat itulah pihaknya melakukan penyelidikan dengan metode undervocer atau penyamaran, namun aksi tersebut sempat bocor karena salah satu tersangka mencoba melakukan perlawanan saat akan dilakukan penangkapan.

"Terkait insiden kemarin bahwa ada bandar yang cukup meresakakan di Tambora yang berinisial AS dan SA, mereka suami istri, mereka residivis yang keluar penjara 2010 dan istrinya dikenal ibu negara. Suami bandar, Istri menjual," kata Kombes Hengki di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Minggu (7/1/2018).

Saat dilakukan penangkapan pelaku malakukan transaksi diluar jangkauan pengamatan polisi hingga akhirnya terjadi perubahan rencana, disaat SA ditangkap, suami tersangka SA melakukan perlawanan.

"Pelaku ini melakukan perlawanan. Dan korban di pukul dengan kayu kaso hingga berkali kali hingga korban terjatuh. Dan dua orang ini melarikan diri," katanya.

Baca: Suami-Istri Bandar Narkoba Pukuli Polisi dan Kabur Saat Akan Ditangkap

Atas kejadian tersebut polisi berusaha keras untuk menangkap pelaku, tak kurang dari 24 jam pelaku perhasil ditangkap pada Sabtu (6/1) di Desa Sindang Sono No.44 Rt.02/03 Kecamatan Sindang Jaya Kabupaten Tangerang Banten.

Halaman
12
Penulis: Joko Supriyanto
Editor: murtopo
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help